Archive | Pendidikan RSS feed for this section

Sertifikasi Keahlian Bidang TI Bag 3

2 Jun

Sertifikasi di bidang TI sudah pasti sangat diperlukan untuk menunjang karier seseorang yang bergerak di bidang TI. Selain menunjang karier, juga dapat mendorong kenaikan upah/gaji dan yang lebih penting dapat membantu dalam mengerjakan pekerjaan.

Pilihan dari sertifikasi TI ini sudah pasti sangat banyak. Di antara pilihan-pilihan tersebut, ada 10 sertifikasi terbaik yang layak dimiliki. Sertifikasi tersebut adalah;

Microsoft Certified IT Professional (MCITP)

MCITP ini dikeluarkan oleh Microsoft yang memiliki beberapa bidang keahlian, yaitu database developer, database administrator, enterprise messaging administrator, and server administrator.  Sertifikasi ini dberikan kepada orang yang sudah terbukti  memiliki kemampuan pekerjaan secara profrsional. Sertifikasi diperoleh setelahberhasil melewati beberapa ujian dari Microsoft yang sesuai dengan keahlian mereka.

Microsoft Certified Technology Specialist  (MCTS)

MCTS  dikeluarkan oleh Microsoft yang membantu para staff TI untuk memvalidasi ketrampilan dalam pemasangan, pemeliharaan, dan troubleshooting dari teknologi Microsoft. Sertifikasi dirancang untuk mengkomunikasikan ketrampilan dan keahlian seseorang. Sertifikasi ini dapat  diperoleh setelah melewati banyak ujian dengan ketat.

Security ++

Sertifikasi ini dikeluarkan oleh CompTIA yang menujukkan suatu kemahiran/keahlian dari mereka yang ahli di bidang keamanan. Akreditasi dari sertifikat ini hanya terdiri dari 1 ujian. Setiap karyawan IT yang bertugas mengelola data klien atau informasi sensitif yang lain, minimal memiliki akreditas ini. Hal ini dikarenakan sangat penting untuk memastikan karyawan tersebut mengetahui atau memiliki kemampuan tentang sistem keamanan, infrastruktur jaringan, kontrol akses, audit, dan prinsip keamanan organisasi.

Microsoft Certified Professional Developer (MCPD)

MCDP dikeluarkan oleh Microsoft yang akan mengukur kemampuan seorang pengembang untuk membangun dan memelihara suatu software dengan menggunakan Visual Studio 2008 dan Microsoft NET Framework 3.5.  Sertifikasi ini memiliki 3 jalur yaitu Windows Developer 3.5, ASP.NET Developer 3.5, and Enterprise Applications Developer 3.5.

Cisco Certified Network Associate (CCNA)

CCNA dikeluarkan oleh Cisco yang diberikan kepada mereka yang ahli di bidang jaringan. Sertifikasi ini terbukti lebih realistis dibandingkan dengan Cisco Certified Internetwork Expert (CCIE). Sertifikasi ini merupakan suatu akreditasi yang kuat untuk para profesional TI dengan sedikit pengalaman yang berusaha untuk meningkatkan kemampuan jaringan mereka.

A+

A+ dikeluarkan oleh CompTIA. Sertifikasi ini lebih diakui perusahaan untuk membuktikan kemampuan seseorang dalam penginstalan dekstop, diagnosis masalah, pemeliharan preventif, atau troubleshooting pada komputer atau jaringan. Sertifikasi ini ditujukan kepada mereka yang bekerja sebagai dekstop support, help desk, dan para staff yang baru bekerja.

Project Management Professional (PMP)

PMP dikeluarkan oleh PMI (Project Management Institute). PMI merupakan organisasi niralaba yang berfgerak sebagai sebuah asosiasi termuka untuk praktisi manajemen proyek. Sertifikasi ini akan mengukur keahlian manajemen proyek seseorang dengan memvalidasi kemampuan dan pengetahuannya ke dalam perencanaan, pelaksanaan, anggaran, dan kepemimpinan suatu proyek teknologi. Syarat dari sertifikasi ini adalah memiliki pengalaman 3 atau 5 tahun dalam manajemen proyek  dan 35 jam pendidikan terkait.

MCSE/MCSA

Microsoft Certified Systems Engineer (MCSE) and Microsoft Certified Systems Administrator (MCSA) meunjukkan kapasitas seseorang dalam menyelesaikan pendidikan yang panjang dan komprensif, latihan, dan  sertifikasi program yang memerlukan suatu pembelajaran yang intensif. Sertifikasi ini memvalidasi berbagai keahlian yang relevan dari administrasi client dan server untuk masalah keamanan. Sertifikasi ini juga cenderung menunjukkan bahwa seseorang telah bekerja dalam bidang IT untuk waktu yang cukup lama. Kedua sertifikasi ini dikeluarkan oleh Mocrosoft.

Certified Information Systems Security Professional (CISSP)

CISSP dikelola oleh (ISC) ² yang dirancang untuk pro industri yang sekurang-kurangnya sudah berpengalaman 5 tahun dan terakreditasi oleh ANSI (). CISSP ini diakui secara internasional untuk memvalidasi kemampuan dari mereka dengan operasi dan jarigan dan keamanan fisik, serta kemampuan dalam mengelola risiko dan memahami tanggung jawab kepatuhan hukum dan elemen terkait dengan keamanan.

Linux+

Linix+ dikelola oleh CompTIA yang ditujukan kepada mereka yang memiliki keahlian Linux dan ingin memformalkannya.  Ujian untuk mendapatkan sertifikasi adalah memvalidasikan dasar klien Linux dan ketrampilan/kemampuan server. Ujian ini ditujukan hanya kepada profesional yang memiliki pengalaman Linux sekurang-kurangnya 12 bulan. Ujian ini juga didistribusikan secara netral, maksudnya menguji ketrampilan/kemampuan seseorang yang bekerja dengan baik dalam mengelola salah satu vendor baik RedHat. SUE. atau sistem Ubuntu.

.

<<<  Sertifikasi Keahlian Bidang TI Bag 2

Sumber:

 

Sertifikasi Keahlian Bidang TI Bag 1

2 Jun

Sertifikasi adalah independen, obyektif, dan tugas yang regular bagi kepentingan profesional dalam satu atau lebih area di teknologi informasi. Sertifikasi ini memiliki tujuan untuk :

  • Membentuk tenaga praktisi TI yang berkualitas tinggi,
  • Membentuk standar kerja TI yang tinggi,
  • Pengembangan profesional yang berkesinambungan.

Bagi tenaga TI profesional:

  • Sertfikasi ini merupakan pengakuan akan pengetahuan yang kaya (bermanfaat bagi promosi, gaji)
  • Perencanaan karir
  • Profesional development
  • Meningkatkan international marketability. Ini sangat penting dalam kasus, ketika tenaga TI tersebut harus bekerja pada perusahaan multinasional. Perusahaan akan mengakui keahliannya apabila telah dapat menunjukkan sertifikat tersebut.

Bagi masyarakat luas sertifikasi ini memberikan kontribusi positif, yaitu:

  • Memiliki staf yang up to date dan berkualitas tinggi.
  • Memperoleh citra perusahaan yang baik, keuntungan yang kompetitif, merupakan alat ukur yang obyektif terhadap kemampuan staf, kontraktor dan konsultan.
  • Secara langsung dan tidak langsung akan meningkatkan produktifitas secara mikro maupun makro.
  • Menaikkan pengakuan industri dan secara intenasional.
  • Bagi siswa memberikan alur profesi yang jelas. Siswa yang ingin segera mempelajari ICT dan profesi akan tahu darimana memulainya
  • Memberikan suatu mekanisme pusat pelatihan. Suatu program sertifikasi memberikan alur pelatihan yang jelas.
  • Membantu proses pencarian tenaga IT profesional. Suatu kandidat yang dievaluasi untuk suatu jabatan, dengan memiliki suatu serti_kat berarti telah memiliki skill dan pengetahuan tingakat tertentu. Hal itu juga menunjukkan persistensi kandidat dan kemampuan menyelesikan suatu proyek (dalam hal ini sertifikasi). Kedua hal ini membantu masyarakat mencari tenaga TI
  • Mendorong pegawai melakukan proses belajar lebih lanjut.

Mengapa Harus Sertifikasi ?

Beberapa keuntungan dari pengambilan sertifikasi TI adalah

  • Membuka lebih banyak kesempatan pekerjaan. Hal ini dikarenakan sertifikat TI dapat meningkatkan kredibilitas seorang profesional TI di mata pemberi kerja.
  • Bagi yang sudah bekerja di bidang TI, sertifikasi memberi cara yang standar dan terukur untuk mengukur kemampuan teknis. Sertifikasi dapat membantu dalam peningkatan posisi dan reputasi
  • Sertifikat TI yang diakui secara global, seorang profesional TI akan memiliki rasa kepercayaan diri yang lebih tinggi terkait dengan keterampilan yang dimilikinya.
  • Pengalaman mengikuti sertifikasi akan memberikan wawasan-wawasan baru yang mungkin tidak pernah ditemui pada saat mengikuti pendidikan formal atau dalam pekerjaan sehari-hari.

Jenis Sertifikasi

Pada dasarnya ada 2 jenis sertikasi yang umum dikenal di masyarakat, yaitu:

  1. Sertifikasi akademik: memberikan gelar, Sarjana, Master dll.

Sertifikasi akademik sulit memiliki implementasi langsung dalam industri ICT. Hal ini disebabkan karena kecepatan perubahan serta standardisasi antara Universitas. Di samping itu, tujuan universitas memang berbeda dengan tujuan industri. Universitas bertujuan untuk memberikan pengetahuan dasar bukannya keahlian khusus atau kompetensi untuk profesi tertentu yang dibutuhkan oleh industri.

  1. Sertifikasi profesi: diberikan berdasarkan keahlian tertentu untuk profesi tertentu.

Sertifikasi profesional pada dasarnya memiliki 3 model, yaitu :

  • Dikembangkan oleh Profesional Society, contoh British Computer Society (BCS), Australian Computer Soicety (ACS), South East Asian Regional Computer Confederation (SEARCC),dll.
  • Dikeluarkan oleh Komunitas suatu profesi, contoh Linux Profesional, SAGE (System Administration Guild), CISA(IS Auditing) [http://www.isaca.org/]
  • Dikeluarkan oleh vendor, contoh MCSE (by Microsoft), CCNA (Cisco), CNE (Netware), RHCE (Red Hat) etc. Biasanya skill yang dibutuhkan untuk memperoleh sertifikat ini sangat spesifik dan sangat berorientasi pada suatu produk dari vendor tersebut.
Selain itu, sertifikasi dapat juga terbagi atas regional yakni sertifikasi nasional maupun Internasional sebagai berikut :
Nasional :
  • Sertifikasi telematika
  • Sertifikasi Teknisi Akuntansi
  • Sertifikasi Administratif Profesional dan sekretaris Indonesia
  • Sertifikasi aviasi
  • Sertifikasi perbankan
  • Sertifikasi geomatika
  • Sertifikasi Gamen
  • Sertifikasi hotel dan restoran
  • Sertifikasi teknik listrik
  • Sertifikasi Teknologi informasi & Telekomunikasi Indonesia
  • Sertifikasi Teknisi Otomotif Indonesia
  • Sertifikasi HPI (Himpunan Penterjemah Indonesia)
  • Sertifikasi keahlian pengadaan barang dan jasa pemerintah oleh TNI AL
Internasional :
  • Sertifikasi CISCO
  • Sertifikasi Java
  • Sertifikasi Oracle
  • Sertifikasi Microsoft
  • Sertifikasi Adobe
  • Dll.

Organisasi  Sertifikasi

World Organization of Webmasters

Certified Internet Web Master (CIW)

Bagi mereka yang ahli di bidang Internat, maka bias mendapatkan sertifikasi yang dikeluarkan oleh CIW. Jalur sertifikasinya sangat beragam mulai sertifikasi untuk pemula sampai master. Selain itu, CIW juga menyediakan beberapa pilihans ertifikasi khusus, seperti CIW Security Analist dan CIW Web Developer.

  • CIW Associates merupakan sertifikasi paling dasar yang menguji  penguasaan dasar teknologi Internet, seperti Web browser, FTP dan e-mail, Web page authoring menggunakan XHTML, dasar-dasar infrastuktur jaringan, dan manajemen proyek. Sertifikasi ini ditujukan bagi mereka yang bekerja sebagai business development, advertising, dan sales.
  • CIW Profesional merupakan sertifikasi yang dapat diperoleh jika sudah bias melewati ujian CIW Associate dan salah satu spesialisasi yang dari empat jalur yang tersedia tersebut.
  • CIW Master merupakan sertifikasi yang paling tinggi. Untuk menjadi mendapat gelar master terdapat empat pilihan jalur spesialisasi, yaitu Master CIW Designer, Master CIW Administrator, Master CIW Web Site Manager, dan Master CIW Enterprise Develper. Masing-masing jalur memiliki pilihan spesialisasi yang harus ditempuh.

World Organization of Webmasters (WOW)

Sertifkasi yang dikeluarkan WOW memiliki jenjang, yaitu jenjang dasar dan jenjang yang lebih tinggi. Jenjang dasar terdiri dari WOW Certified Apprentice Webmaster (CAW), WOW Certified Web Designer Apprentice (CWDSA), WOW Certified Web Developer Apprentice (CWDVA), dan WOW Certified Web Administrator Apprentice (CWAA). Jenjang yang lebih tinggi adalah WOW Certified Professional Webmaster (CPW). Sertifikasi dari WOW ini dapat Anda peroleh dengan mengikuti ujian yang diselenggarakan oleh WOW.

  • CAW adalah sertifikasi yang ditujukan kepada mereka yang dianggap memiliki pengetahuan dasar mengenai Internet dapat membuat layout halaman Web, membuat content yang kaya dan nyaman, membuat dan memanipulasi image.
  • CWDSA lebih ditujukan bagi para calon Web Designer. Pada pilihan ini kandidat diharapkan menguasai seni mendesain Web agar lebih artistik dan menarik.
  • CWDVA ditujukan bagi para pengembang Web yang lebih banyak berurusan dengan struktur dan interaksi dalam menciptakan situs Web.
  • CWAA lebih banyak ditujukan kepada mereka yang  berkecimpung dengan infrastruktur software dan hardware yang mendukung komunikasi Internet.
  • CPW adalah sertikasi yang dapat langsung diraih secara otomatis, jika kandidat berhasil memperoleh empat sertifikasi pada tingkat Apprentice.

.

Australian Computer Society Certification Scheme

ACS dibentuk pada tahun 1965 dan merupakan satu-satunya himpunan TI di Australia. Materi yang diujikan pada sistem sertifikasi ini terdiri dari 2 subjek utama trend TI, legal bisinis, issue etik, dan Spesialis dalam area Project Manajement, Applications Planning, System Integration, dan Data Communication. Model sertifikasi ACS ini memiliki kesesuaian dengan model SRIG-PS yaitu : Data Communication Specialists dan System Integration Specialist. ACS merencanakan untuk mengembangkan sertifikasi untuk Security Specialist.

Pada pelaksanaan ujian digunakan ujian tertulis, multiple choice, pekerjaan proyek dan wawancara. Para peserta ujian harus memiliki gelar dalam bidang komputer dan memiliki pengalaman praktis minimal 4 tahun. Sertifikasi ini dikenal di Australia, karena dilaksanakan oleh ACS yang merupakan wadah Profesional TI di Australia. Pada saat ini sekitar 420 calon peserta ujian. Beberapa Universitas di Australia memberikan kredit bagi subjek sertifikasi ini. Materi dan silabus tersedia untuk setiap subyek, yang terdiri dari, outline, buku bacaan, buku teks, dan video. Seluruh materi ini dikembangkan oleh para praktisi TI Australia yang terkemuka.

ACS Certification System ini ditawarkan melalui proses belajar jarak jauh melalui Deakin University. Pusat-pusat ujian tersebar di negara-negara anggota SEARCC seperti: Auckland, Hong Kong, Jakarta, Johor Baru, Kelantan Kota Kinibalu, Kuala Lumpur, Penang, Singapore, Wellington. Biaya untuk mengikuti pelatihan dan ujian ACS ini sekitar $400.00. Setiap pemegang sertifikat wajib mengikuti re-sertifikasi setelah 5 tahun. Hal ini dapat dilakukan dengan duduk mengikuti ujian ulang atau dengan mengikuti 30 jam profesional development, melalui Practising Computer Profesional Scheme.

.

Sertifikasi Keahlian Bidang TI Bag 2  >>>

Sumber:

Sertifikasi Keahlian Bidang TI Bag 2

2 Jun

A.        Sertifikasi untuk Bahasa Pemrograman

            Dalam penguasaan kemampuan yang terkait dengan bahasa pemrograman, ada 2 sertifikasi TI yang penting:

Java

            Sertifikasi Java dapat dimanfaatkan oleh empat segmen. Keempat segemen tersebut adalah

  1. Mereka yang ingin melakukan transisi karier dari posisi nonteknis ke pengembangan aplikasi dan software. Dengan kata lain, mereka yang memiliki pengalaman nol dalam profesi TI tetapi tertarik untuk beralih profesi ke bidang TI yang mungkin dinilai lebih menggiurkan.
  2. Mereka yang sudah bergerak dalam bidang TI dan berniat untuk melakukan perpindahan posisi di perusahaan tempat mereka bekerja.
  3. Konsultan Java yang ingin memvalidasi keterampilan mereka dan meningkatkan kredibilitas mereka di mata klien.
  4. Para profesional TI yang sedang memikirkan untuk pindah perusahaan. Saat ini banyak lowongan kerja yang menyebutkan sertifikasi Java sebagai suatu kualifikasi yang dapat mejadi nilai tambah.

            Sun menawarkan tiga jenjang sertifikasi bagi programmer Java, dari tingkat dasar sampai ke jenjang advanced. Ketiga jenjang tersebut adalah:

Sun Certified Programmer (SCJP)

            SCJP adalah sertifikasi yang paling dasar. Sertifikasi ini diperoleh jika lulus ujian Sun Certified Programmer for the Java 2 Platform 1.4 yang biayanya US$ 150.  Beberapa kursus yang dapat dikuti adalah Java Technology for Structured Programmers  ditujukan bagi mereka yang memiliki pengetahuan tentang bahasa pemrograman terstruktur seperti COBOL; Java Programming Language for Non-Programmers untuk programmer yang tidak memiliki pengalaman melakukan pemrograman; dan Java Programming Language programmer yang berpengalaman dengan bahasa pemrograman lain.

Sun Certified Developer (SCJD)

            SJCD adalah jenjang sun selanjutnya setelah memiliki SCJP. Selain itu, Anda harus menyelesaikan tugas pemrograman yang dirancang untuk menguji aplikasi keterampilan Java Anda dalam menghadapi persoalan dunia nyata . Ujian tugas pemrograman ini akan dikenakan biaya US$ 250. Beberapa kursus yang dapat diikuti adalah Object-Oriented Application Analysis and Design for Java Technology (UML), yang merupakan kombinasi dari kuliah, tugas, dan diskusi yang mengajarkan analisa dan perancangan sitem menggunakan UML. Selain itu, Java Programming Language Workshop yang memberikan pengalaman praktis melakukan perancangan aplikasi menggunakan Java.

Sun Certified Enterprise Architect for J2EE (SCEA)

            SCEA adalah sertifikasi premium dari Sun yang diperoleh setelah mendapatkan SCJP, SCJD, dan lulus sebuah ujian (pengetahuan Java). Sertifikasi ini berfokus pada enterprise. Kursus yang dapat diikuti adalah Architecting and Designing J2EE Applications dan Developing Applications for the J2EE Platform dari Sun. Kursus ini difokuskan pada topik-topik seperti konsep pemrograman berorientasi obyek tingkat advanced, UML dan Enterprise Java Beans (EJB), dan aplikasi Standard Architecture Design Patterns.

Microsoft.Net

          Untuk para developer ada dua jenis sertifikat yang ditawarkan oleh Microsoft, yaitu: Microsoft Certification Application Developer (MCAD) dan Microsoft Certified Solution Developer (MCSD).

Microsoft Certification Application Developer (MCAD)

        Sertifikasi MCAD dibuat untuk menunjukkan keterampilan dalam  mengimplementasikan, memaintain, dan mendeploy aplikasi Web atau desktop berbasis Windows dengan skala kecil sampai menengah. MCAD ditujukan untuk mereka yang lingkup pekerjaannya meliputi pengembangan aplikasi, komponen, atau layanan database dan jaringan berskala kecil sampai menengah pada platform Windows.

          Sertifikasi MCAD diperoleh setelah lulus dua ujian inti dan satu ujian pilihan dalam suatu area spesialisasi. Satu ujian inti dapat dipilih dalam spesialisasi Web Application Development atau Windows Application Development.  Namun, satu lagi harus mengikuti ujian dalam bidang XML Web Services dan Server Components. Untuk ujian pilihan, Anda harus membuktikan diri dengan melewati suatu ujian keahlian dalam menggunakan salah satu produk server Microsoft, atau melakukan implementasi application security dengan platform Microsoft .Net.

Microsoft Certified Solution Developer (MCSD)

            Sertifikat MCSD menandakan kemampuan seseorang dalam memimpin sebuah organisasi dalam proses perancangan, implementasi, dan administrasi dari suatu solusi bisnis dengan menggunakan produk Microsoft. Sertifikat ini diperoleh setelah lulus dalam 4 ujian inti dan 1 ujian pilihan, dimana ujiannya lebih sulit dari MCAD. Ujian initi meliputi  satu ujian bidang Web Application Development, satu ujian bidang Windows Application Development, satu ujian bidang XML Web Services and Server Components, dan satu ujian bidang Solution Architecture. Ujian pilihan, Anda harus membuktikan diri dengan melewati suatu ujian keahlian dalam menggunakan salah satu produk server Microsoft atau melakukan implementasi application security dengan platform Microsoft .Net.

.

B.        Sertifikasi untuk Database

Oracle

           Oracle saat ini menawarkan tiga jenis sertifikasi Oracle dirancang untuk menguji penguasaan pengetahuan dan keterampilan dalam menggunakan teknologi Oracle untuk suatu bidang kerja tertentu seperti developer, administrator, atau Web server administrator.  Jenis dari sertifikasi Oracle tersebut adalah:

Oracle Certified DBA

          Ini merupakan sertifikasi yang menguji penguasaan teknologi dan solusi Oracle dalam menjalankan peran sebagai administrator database. Jalur sertifikasi ini terdapat tiga jenjang sertifikasi berikut, yaitu:

  1. Oracle Certified DBA Associate: untuk seseorang yang memiliki pengetahuan dasar yang memungkinkan mereka bekerja sebagai anggota yunior dalam sebuah tim yang terdiri dari administrator database atau pengembang aplikasi. Ujian dari sertifikasi ini meliputi dasar-dasar SQL dan administrasi database. Sertifikasi ini tersedia untuk database Oracle9i dan Oracle 10g.
  2. Oracle Certified DBA Professional: untuk pemegang sertifikasi jenjang Associate yang ingin meningkatkan penguasaan teknologi Oracle dalam administrasi database. Ujian pada jenjang ini meliputi teknik-teknik lanjut dari administrasi database dan melakukan performance tuning. Selain itu, ujian tambahan (optional) untukspesialisasi manajemen database Oracle pada lingkungan sistem operasi Linux .Sertifikasi ini tersedia untuk database Oracle9i dan Oracle 10g.
  3. Oracle Certified DBA Master: merupakan jenjang tertinggi dalam jalur sertifikasi DBA dan ditujukan bagi mereka yang mampu menangani aplikasi dan sistem database yang memiliki karakter mission critical. Ujian OCM mengambil bentuk praktikum di sebuah lab khusus di mana kandidat diminta untuk memberikan solusi terhadap berbagai skenario permasalahan yang meliputi konfigurasi database, konfigurasi jaringan database, konfigurasi dan penggunaan Oracle Enterprise Manager, dan hal-hal kritis seperti manajemen kinerja dan database recovery. Untuk wilayah Asia-Pasifik, ujian OCM hanya dapat dilakukan di lab Oracle yang terdapat di Hongkong dan Seoul.

Oracle Certified Developer

            Sertifikasi ini ditujukan bagi mereka yang ingin mendapatkan pengakuan akan penguasaan pegetahuan dan keterampilan penggunaan teknologi Oracle seperti PL/SQL dan Oracle Forms dalam mengembangkan berbagai aplikasi dan solusi. Jalur sertifikasi ini memiliki dua jenjang sertifikasi, yaitu:

  1. Oracle9i PL/SQl Developer Certified Associate, profesional dengan sertifikasi jenjang ini memiliki pengetahuan dasar yang memungkinkan peran fungsional sebagai pengembang aplikasi Oracle9i. Untuk sertifikasi ini kandidat harus mengikuti dua ujian yang meliputi dasar-dasar SQL dan PL/SQL serta teknik pemrograman dengan menggunakan PL/SQL.
  2. Oracle9iForms Developer Certified Professional, untuk memiliki sertifikasi ini kandidat harus sudah memiliki sertifikasi jenjang OCA. Pemegang OCA yang ingin mendapatkan sertifikasi OCP harus mengikuti satu ujian yang meliputi materi pengembangan aplikasi Internet menggunakan Oracle9iForms.

Oracle9iAS Web Administrator

            Sertifikasi ini ditujukan bagi mereka yang menginginkan pengetahuan dan keterampilan sebagai Web Administrator untuk Oracle9i Application Server. Jalur sertifikasi ini baru menyediakan jenjang Oracle9iAS Web Administrator Certified Associate. Untuk mendapatkan sertifikasi ini kandidat harus mengikuti satu ujian yang meliputi materi administrasi dasar Oracle9i Application Server.

Microsoft SQl Server

            Microsoft Certified DBA adalah sertifikasi yang diberikan sebagai pengakuan kemampuan merancang, mengimplementasi, dan melakukan administrasi database Microsoft SQl Server. Sertifikasi ini didapatkan setelah lulus 3 ujian inti dan 1 ujian pilihan. Ujian inti terdiri dari materi administrasi SQL Server,  perancangan database SQL Server, dan Windows 2000 Sever atau Windows Server 2003. Sementara untuk ujian pilihan, Anda harus lulus salah satu bidang keahlian produk Microsoft.

.

C.        Sertifikasi untuk Office

            Sertifikasi Microsoft Office Specialist (Office Specialist) adalah sertifikasi premium untuk aplikasi desktop Microsoft. Sertifikasi ini merupakan sertifikasi dengan standar global untuk validasi keahlian dalam menggunakan Microsoft Office dalam meningkatkan produktivitas kerja. Fokus dari sertifikasi ini adalah kemampuan dalam mengevaluasi pemahaman menyeluruh terhadap program-program Microsoft Office dan Microsoft Project, menggunakan feature-feature advanced, dan mengintegrasikan program-program Office dengan software lain.

           Sertifikasi Office Specialist tersedia dalam tiga jalur: Office 2003 Editions, Office XP, dan Office 2000. Untuk setiap jalur sertifikasi terbagi dalam tiga jenjang keahlian, yaitu Specialist, Expert, dan Master. Selain itu, sertifikasi ini juga menawarkan sertifikasi khusus untuk Microsoft Project 2002 dan Microsoft Project 2000. Ujian sertifikasi Office Specialist untuk Microsoft Project difokuskan pada kemampuan menggunakan berbagai toolMicrosoft Project dalam pelaksanaan berbagai tahapan proyek.

.

D.        Sertifikasi di Bidang Jaringan

Cisco

Cisco memiliki tiga jenjang sertifikasi, yaitu Cisco Certified Network Associate (CCNA), Cisco Certified Network Professional (CCNP), dan Cisco Certified Internetworking Expert.(CCIE). Selain itu, Cisco juga memiliki sertifikasi untuk jalur spesialisasi, seperti Cisco Certified Designing Associate (CCDA), Cisco Certified Designing Professional (CCDP), dan Cisco Security Specialist 1 (CSS1), dan lain sebagainya.

Cisco Certified Network Associate (CCNA)

Pemegang sertifikasi ini diharapkan sudah profesional dalam hal menginstall, mengkonfigurasi, dan mengoperasikan jaringan LAN atau WAN untuk jaringan kecil (100 client/PC atau kurang).

Cisco Certified Network Professional (CCNP)

Pemegang sertifikasi dianggap telah ahli dalam hal menginstall, mengkonfigurasi, serta memecahkan permasalahan LAN atau WAN dengan skala yang lebih luas (100 – 500 client/PC). Untuk mencapai jenjang ini peserta harus mengikuti empat jenis ujian, seperti membangun internetwork, multilayer switch network, remote access network, dan troubleshooting.

Untuk memperoleh dua jenis jenis sertifikasi tersebut ada dua cara yang bisa ditempuh dengan mengikuti kursus pada training center, atau mengikuti pendidikan melalui Cisco Academy Program. Cisco Academy Program merupakan program pendidikan yang digelar Cisco bekerja sama dengan beberapa perguruan tinggi dan Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) TI.

Jika Anda ingin mengikuti training untuk mempersiapkan ujian sertifikasi CCNA ini setidaknya Anda harus menyiapkan anggaran sekitar US$ 500. Sementara untuk training CCNP diperlukan untuk jangka waktu 20 hari dengan biaya sekitar US$ 2900. Menurut Kurnijanto E Sanggono (Marketing Manager, Cisco Indonesia), training ini sifatnya lebih sebagai penyegaran, sebaiknya kandidat sudah memiliki pengalaman dalam menangani masalah jaringan.

Cisco Certified Internetworking Expert (CCIE)

CCIE merupakan jenjang tertinggi dalam jalur sertifikasi Cisco yang artinya pemangang sertifikasi ini telah mampu mengelola dan menangani berbagai permasalahan dalam jaringan sampai skala enterprise. Jenjang ini tidak mudah untuk diraih karena setidaknya kandidat harus sudah mengantongi sertifikasi CCNA dan CCNP terlebih dahulu. Tidak heran jika pemegang sertifikasi ini masih cukup langka, dan menjadi rebutan di bursa pencari tenaga TI.

CompTIA

CompTIA memiliki beberapa jalur sertifikasi untuk menunjukkan keahlian di bidang jaringan, di antaranya adalah Comptia Network+, dan CompTIA Security+. Selain dua sertifikasi tersebut, CompTIA juga memiliki beberapa pilihan sertifikasi mengenai pengenalan hardware, yaitu CompTIA A+ dan CompTIA Server+.

CompTIA A+

CompTIA A+ merupakan sertifikasi paling dasar dari CompTIA yang ditujukan bagi pemula yang ingin meniti karier di bidang TI, atau menjadi teknisi komputer. Sertifikasi ini merupakan bentuk validasi kemampuan bahwa seseorang telah memiliki pengetahuan dasar di bidang hardware dan software. Ujian yang harus dilewati untuk mendapatkan sertifikasi ini adalah ujian pengetahuan terhadap teknologi hardware dan sistem operasi secara umum. Dengan kata lain, peserta ujian harus sudah bisa menginstall, mengkonfigurasi, mendiagnosa, dan mengelola jaringan pada skala kecil. Jenis sertifikasi ini juga sering dijadikan landasan bagi kandidat untuk mengikuti jenjang sertifikasi yang lebih tinggi dari vendor lain, seperti MCSA dari Microsoft dan CNE dari Novell.

CompTIA Server+

CompTIA Server+ merupakan pengakuan terhadap seseorang yang telah memiliki pengetahuan dan pengalaman mengenai teknologi Industry Standard Server Architecture (ISSA). Meskipun CompTIA Server+ tidak mensyaratkan untuk memperoleh sertifikasi A+ terlebih dahulu, peserta dianjurkan untuk mengikuti sertifikasi tersebut. CompTIA Server+ merupakan jenjang lebih lanjut yang mempersiapkan kandidat sebagai teknisi komputer dan server untuk tingkat atas. Diharapkan kandidat mampu menginstall, mengupgrade, mengkonfigurasi, mengelola, dan memecahkan masalah.

CompTIA Network+

CompTIA Network+ setingkat dengan sertifikasi CCNA merupakan sertifikasi yang menguji penguasaan teknologi jaringan dalam menjalankan peran sebagai network support atau network administrator. Sebagai bekal mengikuti ujian sertifikasi ini, selain melalui training yang membutuhkan waktu sekitar satu minggu dengan biaya sekitar US$ 250, para peserta sebaiknya sudah berpengalaman mengelola jaringan setidaknya dalam jangka waktu 9 bulan. Para peserta ujian sertifikasi Nework + juga harus sudah mengantongi sertifikasi CompTIA A+. Beberapa training center mengemas dua program ini menjadi satu paket.

CompTIA Security+

CompTIA Security+ merupakan sertifikasi jalur khusus yang diberikan CompTIA yang ditujukan kepada mereka yang ahli di bidang sekuriti/keamanan. Materi ujian sertifikasi Security+ meliputi beberapa topik yang berkaitan dengan keamanan dalam berbagai industri, seperti communication security, infrastructure security, cryptography, access control, external attack, dan lain sebagainya. Untuk mempersiapkan ujian sertifikasi peserta dapat mengikuti training. Namun sebaiknya peserta sudah berpengalaman setidaknya dua tahun dalam menangani jaringan, utamanya yang berkaitan dengan masalah sekuriti.

.

E.        Sertifikasi di Bidang Computer Graphics dan Multimedia

            Peluang karier di bidang Computer Graphics dan Multimedia sangat luas, mulai dari designer, art director, web designer, editor, multimedia artist, visualizer, visual effect artist, dan banyak lagi.  Beberapa vendor yang mengeluarkan sertifikasi di bidang ini adalah Adobe, Macromedia, Autodesk, dan Maya.

Adobe

            ACE (Adobe Certified Expert) adalah sertifikasi yang dikerluarkan Adobe untuk para Graphics Designer, Web Designer, Developer, dan profesional bisnis yang ingin menunjukkan kemampuan mereka dalam memahami produk Adobe.Sertifikasi ini banyak digunakan industri adalah di bidang desktop publishing yang meliputi aplikasi Photoshop, Illustrator, dan InDesign; serta di bidang digital video meliputi aplikasi Premiere dan After Effect.

Adobe membagi jalur sertifikasi menjadi dua, yaitu sertifikasi untuk satu produk dan spesialis. Untuk satu produk misalnya ACE Adobe InDesign CS, artinya peserta telah lulus ujian Adobe InDesign CS. Selain itu, ada terdapat sertifikasi pilihan, yaitu ACE Print Specialist, Web Specialist, dan Video Specialist.

Macromedia

            Beberapa sertifikasi yang dimiliki Macromedia adalah Certified Macromedia Flash MX Developer, Certified Macromedia Flash MX Designer, Certified ColdFusion MX Developer, dan Certified Dreamweaver MX Developer. Untuk memperoleh gelar tersebut Anda bisa mengikui ujian di salah satu testing center VUE (Virtual University Enterprise).

Alias

            Alias mengeluarkan sertifikasi yang ditujukan bagi  mereka yang ahli di bidang grafis dan animasi 3D serta menguasai aplikasi Maya. Maya mengintegrasikan teknologi render tingkat lanjut, visual effect, animasi, dan modeling yang banyak digunakan video artist, game developer, maupun Web Designer dalam pembuatan film, game, maupun content Web yang banyak menggunakan animasi 3D.

.

<<< Sertifikasi Keahlian Bidang TI Bag 1

Sertifikasi Keahlian Bidang TI Bag 3   >>>

Sumber:

Speech Synthesis

16 Nov

1.  Pengertian Speech Synthesis

Speech synthesis adalah transformasi dari teks ke arah suara (speech). Transformasi ini mengkonversi teks ke pemadu suara (speech synthesis) yang sebisa mungkin dibuat menyerupai suara nyata, disesuaikan dengan aturan – aturan pengucapan bahasa.TTS (text to speech) dimaksudkan untuk membaca teks elektronik dalam bentuk buku, dan juga untuk menyuarakan teks dengan menggunakan pemaduan suara. Sistem ini dapat digunakan sebagai sistem komunikasi, pada sistem informasi referral, dapat diterapkan untuk membantu orang-orang yang kehilangan kemampuan melihat dan membaca.

Ada beberapa masalah yang terdapat pada pemaduan suara, yaitu:

@ User sangat sensitif terhadap variasi dan informasi suara. Oleh sebab itu, mereka tidak dapat memberikan toleransi atas ketidaksempurnaan pemadu suara.

@ Output dalam bentuk suara tidak dapat diulang atau dicari dengan mudah.

@ Meningkatkan keberisikan pada lingkungan kantor atau jika menggunakan handphone, maka akan meningkatkan biaya pengeluaran.

Lingkungan dari aplikasi pemadu suara adalah:

  • Bagi tunanetra, pemadu suara menawarkan media komunkasi dimana mereka dapat memiliki akses yang tidak terbatas.
  • Lingkungan dimana visual dan haptic skill user berfokus pada hal lain. Contohnya: sinyal bahaya pada kokpit pesawat udara.

2.    Sejarah Speech Synthesis

Upaya yang paling awal untuk menghasilkan lahirnya pemandu suara, pada abad XVIII. Terlepas dari kenyataan bahwa upaya pertama  adalah bentuk mesin mekanis, kita dapat mengatakan hari ini  bahwa synthesizer sudah berkualitas tinggi. Pada tahun 1779 di
St Petersburg, Rusia Profesor Kratzenshtein Kristen  fisiologis menjelaskan perbedaan antara lima vokal panjang  (/ A /, / e /, / i /, / o /, dan / u /) dan membuat alat untuk menghasilkan  mereka artifisial. Tahun 1791 di Wina, Wolfgang von Kempelen memperkenalkan nya “Akustik-Mekanik Mesin Speech”. Dalam  sekitar pertengahan 1800-an Charles Wheatstone dibangun terkenal  versi mesin berbicara von Kempelen’s.

Generasi dari sistem pemaduan suara ini dapat dibagi ke dalam 3 masa, yaitu:

♦ Generasi pertama (1962-1977). Format sintesis dari fonem adalah teknologi dominan. Teknologi ini memanfaatkan aturan berdasarkan penguraian fonetik pada kalimat untuk kontur frekuensi forman. Beberapa sintesis masih miskin atau kurang  dalam kejelasan dan kealamiannya.

♦ Generasi kedua (1977-1992). Metode pemadu suara adalah diphone diwakilkan  dengan parameter LPC. Hal tersebut menunujukkan bahwa kejelasan yang baik pada pemadu suara dapat diperoleh dengan andal dari input teks dengan menggabungkan diphone yang sesuai dengan unit. Kejelasan meningkat selama sintesis forman, tetapi kealamian dari pemadu suara masih tetap rendah.

♦ Generasi ketiga (1992-sekarang). Generasi ini ditandai dengan metode ‘ sintesis pemilihan unit’ yang diperkenalkan dan disempurnakan oelh Sagisaka di Labs ATR Kyoto. Hasil dari pemandu suara pada periode ini sangat mendekati  human-generated speech pada bagian kejelasan dan kealamian,

Teknologi pemadu suara modern melibatkan metode dan algoritma yang canggih dan rumit. alat pemadu suara  dari keluarga “Infovox” mungkin mejadi salah satu multi bahasa TTS yang paling dikenal saat ini. Versi komersial pertamanya, Infovox-SA 101, dikembangkan pada tahun 1982 di Institute Teknologi Royal, Swedia dan didasarkan pada sintesis forman.

AT & T Bell Laboratories (Lucent Technologies) juga memiliki tradisi yang sangat panjang tentang pemandu suara (speech synthesis). TTS lengkap yang pertama didemostrasikan di Boston pada tahun 1972 dan diliris pada tahun 1973. Hal ini didasarkan pada model artikulatoris yang sikembangkan oleh Ceceil Coker (Klatt 1987). Pengembangan proses dari sistem penggabungan sintesis ini dimulai oleh Joseph Olive pada pertengahan tahun 1970-an (Bell Labs 1997). Sistem ini sekarang sudah tersedia untuk bahasa Inggris, Perancis, Spanyol, Italia, Jerman, Rusia, Rumania, Cina, dan Jepang (Mcbius et al 1996).

Tabel  TTS System

<<<   Teknologi Interface Telematika

.

Sumber:

  1. http://student.eepis-its.edu/syafur/IES/Syafur/buku_ta/hmmbuku1.doc
  2. http://tony911.files.wordpress.com/2010/03/bukuajarimk.pdf

Speech Recognation

16 Nov

1.     Pengenalan Speech Recognation

Speech recognation (ASR) adalah suatu pengembangan teknik dan sistem yang memungkinkan komputer untuk menerima masukan berupa kata yang diucapkan. Teknologi ini memungkinkan suatu perangkat untuk mengenali dan memahami kata-kata yang diucapkan dengan cara digitalisasi kata dan mencocokkan sinyal digital tersebut dengan suatu pola tertentu yang tersimpan dalam suatu perangkat.

Pengenalan ucapan (speech recognation) dalam perkembangan teknologinya merupakan bagian dari pengenalan suara (proses identifikasi seseorang berdasarkan suaranya). Pengenalan suara sendiri terbagi menjadi du kategori, yaitu:

  • Piranti pengenalan kata (word recognation) yang mampu merespon ucapan-ucapan secara indovidu atau perintah-perintah yang menggunakan teknik yang dikenal sebagai speaker verification. Pertama kali sistem akan membangkitkan suatu template untuk mengenali suara user.
  • Piranti pengenalan kalimat (speech recognation) yang mampu mengenali hubungan antar kata terucap di dalam kalimat atau frase. Teknik –  teknik statistik dipakai dalam hal pola perekaman suara yang akan dicocokkan dengan kata-kata terucap.

2.    Jenis-Jenis Pengenalan Ucapan

Berdasarkan kemampuan dalam mengenal kata yang diucapkan, terdapat 5 jenis pengenalan kata, yaitu :

♣ Kata-kata yang terisolasi : Proses pengidentifikasian kata yang hanya dapat mengenal kata yang diucapkan jika kata tersebut memiliki jeda waktu pengucapan antar kata

♣ Kata-kata yang berhubungan : Proses pengidentifikasian kata yang mirip dengan kata-kata terisolasi, namun membutuhkan jeda waktu pengucapan antar kata yang lebih singkat

♣ Kata-kata yang berkelanjutan :  Proses pengidentifikasian kata yang sudah lebih maju karena dapat mengenal kata-kata yang diucapkan secara berkesinambungan dengan jeda waktu yang sangat sedikit atau tanpa jeda waktu. Proses pengenalan suara ini sangat rumit karena membutuhkan metode khusus untuk membedakan kata-kata yang diucapkan tanpa jeda waktu. Pengguna perangkat ini dapat mengucapkan kata-kata secara natural

♣ Kata-kata spontan: Proses pengidentifikasian kata yang dapat mengenal kata-kata yang diucapkan secara spontan tanpa jeda waktu antar kata

♣ Verifikasi atau identifikasi suara: Proses pengidentifikasian kata yang tidak hanya mampu mengenal kata, namun juga mengidentifikasi siapa yang berbicara

3.    Prinsip Dasar Speech Recognation

Semua metode dasar proses pengenalan suara terdiri dari dua fase operasi, yaitu:

  • Proses training. Pada proses ini sistem belajar dari referensi pola yang berupa perbedaan pola sinyal suara misal frase, kata, fonem yang akan mengisi vocabulari dari sistem. Setiap referensi di pelajari dari kata yang dikatakan yang kemudian disimpan dalam template dan telah mengalami metode untuk merata-rata dan karakteristik statistik dan parameter statistik.
  • Proses recognation. Pada proses ini sistem akan diberikan inputan yang belum diketahui dan akan di identifikasi berdasarkan pola template yang telah didapatkan pada proses training.

Pada umumnya, suatu sistem pengenalan suara terdiri dari beberapa modul utama, yaitu:

@ Signal processign frontend digunakan untuk mengkonversi sinyal suara kedalam bentuk sequence feature  vector yang akan digunakan pada saat klasifikasi.

@ Accoustic modelling digunakan untuk memodelkan secara statistik hasil training yang telah dilakukan kedalam sebuah template.

@ Language modelling digunakan untuk memodelkan bentuk kata baik berupa kata, fonem, ataupun kalimat.

Gambar1.  Blok Diagram Speech Recognation

4.    Alat Pengenal Suara (Speech Recognizer)

Alat pengenal ucapan, yang sering disebut dengan speech recognizer, membutuhkan sampel kata sebenarnya yang diucapkan dari pengguna. Sampel kata akan didigitalisasi, disimpan dalam komputer, dan kemudian digunakan sebagai basis data dalam mencocokkan kata yang diucapkan selanjutnya. Sebagian besar alat pengenal ucapan sifatnya masih tergantung kepada pengeras suara. Alat ini hanya dapat mengenal kata yang diucapkan dari satu atau dua orang saja dan hanya bisa mengenal kata-kata terpisah, yaitu kata-kata yang dalam penyampaiannya terdapat jeda antar kata. Hanya sebagian kecil dari peralatan yang menggunakan teknologi ini yang sifatnya tidak tergantung pada pengeras suara. Alat ini sudah dapat mengenal kata yang diucapkan oleh banyak orang dan juga dapat mengenal kata-kata kontinu, atau kata-kata yang dalam penyampaiannya tidak terdapat jeda antar kata.

Aplikasi dari alat pengenal suara dapata ditemukan dalam berbagai bidang, diantaranya adalah:

@ Bidang komunikasi

Komando Suara

Komando Suara adalah suatu program pada komputer yang melakukan perintah berdasarkan komando suara dari pengguna. Contohnya pada aplikasi Microsoft Voice yang berbasis bahasa Inggris. Ketika pengguna mengatakan “Mulai kalkulator” dengan intonasi dan tata bahasa yang sesuai, komputer akan segera membuka aplikasi kalkulator. Jika komando suara yang diberikan sesuai dengan daftar perintah yang tersedia, aplikasi akan memastikan komando suara dengan menampilkan tulisan “Apakah Anda meminta saya untuk ‘mulai kalkulator’?”. Untuk melakukan verifikasi, pengguna cukup mengatakan “Lakukan” dan komputer akan langsung beroperasi.

Pendiktean

Pendiktean adalah sebuah proses mendikte yang sekarang ini banyak dimanfaatkan dalam pembuatan laporan atau penelitian. Contohnya pada aplikasi Microsoft Dictation yang merupakan aplikasi yang dapat menuliskan apa yang diucapkan oleh pengguna secara otomatis.

Telepon

Pada telepon, teknologi pengenal ucapan digunakan pada proses penekanan tombol otomatis yang dapat menelpon nomor tujuan dengan komando suara.

@ Bidang kesehatan

Alat pengenal ucapan banyak digunakan dalam bidang kesehatan untuk membantu para penyandang cacat dalam beraktivitas. Contohnya pada aplikasi Antarmuka Suara Pengguna atau Voice User Interface (VUI) yang menggunakan teknologi pengenal ucapan dimana pengendalian saklar lampu misalnya, tidak perlu dilakukan secara manual dengan menggerakkan saklar tetapi cukup dengan mengeluarkan perintah dalam bentuk ucapan sebagai saklarnya. Metode ini membantu manusia yang secara fisik tidak dapat menggerakkan saklar karena cacat pada tangan misalnya. Penerapan VUI ini tidak hanya untuk lampu saja tapi bisa juga untuk aplikasi-aplikasi kontrol yang lain.

Gambar 2   Voice User Interface (VUI)

@ Bidang militer

Pelatihan Penerbangan

Aplikasi alat pengenal ucapan dalam bidang militer adalah pada pengatur lalu-lintas udara atau yang dikenal dengan Air Traffic Controllers (ATC) yang dipakai oleh para pilot untuk mendapatkan keterangan mengenai keadaan lalu-lintas udara seperti radar, cuaca, dan navigasi. Alat pengenal ucapan digunakan sebagai pengganti operator yang memberikan informasi kepada pilot dengan cara berdialog.

Helikopter

Aplikasi alat pengenal ucapan pada helikopter digunakan untuk berkomunikasi lewat radio dan menyesuaikan sistem navigasi. Alat ini sangat diperlukan pada helikopter karena ketika terbang, sangat banyak gangguan yang akan menyulitkan pilot bila harus berkomunikasi dan menyesuaikan navigasi dengan terlebih dahulu memencet tombol tertentu.

5.    Kekurangan dan Kelebihan Alat Pengenal Suara (Speech Recognizer)

Kelebihan dari peralatan yang menggunakan teknologi ini adalah:

  1. Cepat. Teknologi ini mempercepat transmisi informasi dan umpan balik dari transmisi tersebut. Contohnya pada komando suara. Hanya dalam selang waktu sekitar satu atau dua detik setelah kita mengkomandokan perintah melalui suara, komputer sudah memberi umpan balik atas komando kita.
  2. Mudah digunakan. Kemudahan teknologi ini juga dapat dilihat dalam aplikasi komando suara. Komando yang biasanya kita masukkan ke dalam komputer dengan menggunakan tetikus atau papan ketik kini dapat dengan mudahnya kita lakukan tanpa perangkat keras, yakni dengan komando suara.

Sedangkan kekurangan dari peralatan menggunakan teknologi ini adalah:

  1. Rawan terhadap ganguan. Hal ini disebabkan oleh proses sinyal suara yang masih berbasis frekuensi. Ketika sebuah informasi dalam sinyal suara mempunyai komponen frekuensi yang sama banyaknya dengan komponen frekuensi gangguannya, akan sulit untuk memisahkan gangguan dari sinyal suara
  2. Jumlah kata yang dapat dikenal terbatas. Hal ini disebabkan pengenal ucapan bekerja dengan cara mencari kemiripan dengan basis data yang dimiliki.

<<<  Teknologi Interface Telematika

.

Sumber:

http://en.wikipedia.org/wiki/Speech_recognition

http://student.eepis-its.edu/syafur/IES/Syafur/bukuta/hmmbuku1.doc

How Good To Manajemen Time

16 Jun

Manajemen waktu merupakan suatu pengorganisasian, perencanaan dan pengawasan terhadap produktivitas waktu. Waktu merupakan suatu sumber daya yang harus dikelola secara efektif dan efisien, karena waktu itu sangatlah berharga. Manajemen waktu ini berfungsi kepada produktifitas dari perbandingan waktu yang ada dengan waktu yang sudah dipergunakan.

Pembuatan manajemen waktu sebenarnya sangat sederhana. Hanya saja, di dalam mengelola pelaksanaan kegiatan-kegiatan yang sudah dibuat tersebut yang sedikit rumit. Hal ini dikarenakan bagaimana semua kegiatan tersebut dapat terselesaikan dengan kualitas yang maksimal dan dengan stress yang minimal. Untuk itu, salah satu alat bantu yang dapat dipergunakan adalah penjadwalan.

Segala sesuatu memang tidak dapat direncanakan dengan rinci tiap detiknya,karena banyak hal yang berada di luar kendali kita. Namun, dengan adanya perencanan waktu yang baik, kita pasti memiliki pola yang jelas untuk mengoptimalkan waktu dan mengurangi peluangnya kelupaan untuk suatu aktivitas.

Berikut ini ada beberapa hal yang dapat dilakukan untuk melakukan pengoptimalan waktu dan memanajemen waktu yang kita miliki.

  1. Membuat Daftar Kegiatan. Ada terdapat 4 jenis  kegiatan, yaitu:
    1. Aktivitas rutin terjadwal, merupakan kegiatan yang rutin dan telah ditetapkan waktu pelaksanaannya.
    2. Aktivitas rutin tidak terjadwal, merupakan kegiatan-kegiatan rutin yang waktu pelaksanaannya bisa diatur sendiri.
    3. Aktivitas insidentil terjadwal, merupakan kegiatan tidak rutin dan biasnya sudah dijwadwalkan jauh-jauh hari
    4. Aktivitas insidentil tidak terjadwal, merupakan kegiatan rutin yang waktunya diberitahukan secara tiba-tiba.
  2. Menentukan Skala Prioritas. Jika semua kegiatan sudah didaftarkan, hal selanjutnya yang harus dilakukan adalah menggollongkan kegiatan tersebut berdasarkan skala prioritas kita. Suatu kegiatan memiliki prioritas yang tinggi jika pihak lain bergantung pada hasil kegiatan tersebut, tidak dapat diwakilkan,  tidak dapat dijadwal ulang,  akan berdampak buruk jika tidak dilakukan, dan kesempatan untuk melakukannya sangat langka.
  3. Memperkirakan Waktu untuk Tiap Kegiatan. Hal ini dapat dilakukan dari pengalaman-pengalaman kita sebelumnya. Namun, untuk setiap aktivitas yang ada kita harus memberikan pertanyaan berikut:  Apakah pengerjaannya selama ini sudah efisien?, Apakah kita dapat mengerjakannya dengan cepat?, Apa yang dapat kita lakukan untuk dapat mengoptimalkan aktivitas itu? Untuk kegiatan-kegiatan tertentu yang belum pernah kita kerjakan, ada baiknya kita memberikan waktu tambahan. Jadi, kalau kita memperkirakan tugas tersebut bisa selesai dalam waktu 2 jam, kita dapat menambahnya setengah jam. Hal ini dapat dipertimbangkan karena memang ada hal-hal tertentu yang memilki tingkat kerumitan tinggi atau berhubungan dengan orang lain.Selain itu kita juga harus realistis dalam memperkirakan waktu pengerjaan. Misalnya saja, rasanya sangat tidak realistis bila anda hanya mealokasikan waktu 15  menit untuk menyusun sebuah proposal yang Anda sendiri belum yakin isinya apa.
  4. Mengalokasikan Waktu. Kegiatan-kegiatan terjadwal tidak bisa kita kendalikan kapan waktu pelaksanaannya. Tetapi kegiatan-kegiatan tidak terjadwal dapat kita selipkan di antara apa yang sudah terjadwal. Sebisa mungkin pilih waktu pelaksanaan yang efektif. Misalnya, untuk pengerjaan sesuatu yang memerlukan konsentrasi tinggi, pilih saat di mana pikiran masih dalam kondisi segar.
  5. Mengevaluasi Penerapan Jadwal. Setelah seminggu berjalan, amati apakah semua aktivitas dapat dilakukan dengan baik? Bila masih banyak tanggung jawab terlalaikan dan banyak waktu terbuang, maka ada kemungkinan jadwal yang kita buat belum efektif. Lakukan revisi yang diperlukan misalnya dengan mengurangi kegiatan dan mempertimbangkan pendelegasian tugas.
  6. Belajar untuk Mengatakan Tidak. Terkadang untuk mendapatkan kesan positif, kita merasa segan untuk menolak permintaan rekan kerja, terutama atasan. Akan tetapi, kita juga perlu mengetahui batas kemampuan. Bila merasa beban kerja terlalu banyak hingga tidak mungkin memberi hasil yang baik, sebaiknya sampaikan fakta tersebut secara elegan. Anda tidak harus menolak tanggung jawab tersebut, namun Anda bisa saja meminta waktu pengerjaan ekstra atau menawarkan pendelegasian tugas tersebut pada orang lain sembari mengajukan alasan yang logis dan berdasarkan fakta.

TAM (Technology Acceptance Model)

28 Mar

Berbagai penelitian dilakukan untuk mempelajari proses integrasi teknologi semenjak tahun 1980 –an. Salah satu teori integrasi teknologi yang cukup populer adalah technology acceptance model (TAM). Teori integrasi teknologi merupakan teori yang mengamalisis dan memahami faktor-faktor yang mempengaruhi diterimanya penggunaan teknologi komputer.

TAM mendeskripsikan terdapat dua faktor yang secara dominan mempengaruhi integrasi teknologi. Faktor pertama adalah persepsi pengguna terhadap manfaat teknologi. Sedangkan faktor kedua adalah persepsi pengguna terhadap kemudahan penggunaan teknologi (ease of use). Kedua faktor tersebut mempengaruhi kemauan untuk memanfaatkan teknologi (usefulness). Selanjutnya kemauan untuk memanfaatkan teknologi akan mempengaruhi penggunanan teknologi yang sesungguhnya.

Gbr. Konsep sederhana Technology Acceptance Model

Persepsi pengguna terhadap manfaat teknologi dapat diukur dari beberapa faktor sebagai berikut:

a. Penggunaan teknologi dapat meningkatkan produktivitas pengguna

b. Penggunaan teknologi dapat meningkatkan kinerja pengguna

c. Penggunaan teknologi dapat meningkatkan efisiensi proses yang dilakukan pengguna.

Faktor faktor diatas akan mempengaruhi persepsi pengguna terhadap manfaat teknologi. Pada umumnya penguna teknologi akan memiliki persepsi positive terhadap teknologi yang disediakan. Persepsi negative akan muncul sebagai dampak dari penggunaan teknologi tersebut. Artinya persepsi negative berkembang setelah pengguna pernah mencoba teknologi tersebut atau pengguna berpengalaman buruk terhadap penggunaan teknologi tersebut.

Pengalaman buruk ini dapat berupa pengalaman menggunakan teknologi yang sejenis ataupun pengalaman setelah menggunakan teknologi yang disediakan. Faktor penyebab ini sebenarnya berkaitan erat dengan faktor kedua dari TAM yaitu persepsi pengguna terhadap kemudahan dalam menggunakan teknologi.

Persepsi pengguna terhadap kemudahan dalam menggunakan teknologi dipengaruhi beberapa faktor. Faktor pertama berfokus pada teknologi itu sendiri misalnya pengalaman pengguna terhadap penggunana teknologi yang sejenis. Pengalaman baik pengguna akan teknologi sejenis akan mempengaruhi persepsi pengguna terhadap teknologi baru yang disediakan, begitu pula sebaliknya.

Faktor kedua adalah reputasi akan teknologi tersebut yang diperoleh oleh pengguna. Reputasi yang baik yang didengar oleh pengguna akan mendorong keyakinan penguna akan kemudahan penggunaan teknologi tersebut,demikian pula sebaliknya. Teknologi yang dimaksud bukan hanya teknologi yang akan diadopsi tetapi juga teknologi lain yang sejenis dengan teknologi yang akan diadopsi.

Faktor ketiga yang mempengaruhi persepsi pengguna terhadap kemudahan menggunakan teknologi adalah tersedianya mekanisme support yang handal. Mekanisme support yang terpercaya akan mempengaruhi kepercayaan pengguna akan kemudahan teknologi misalnya pengguna merasa yakin bahwa terdapat mekanisme support yang handal jika kesulitan menggunakan teknologi maka mendorong persepsi pengguna kearah lebih positif. Demikian pula sebaliknya.

Sumber: Stevanus Wisnu Wijaya,  Kajian Teoritis Technology Acceptance Model Sebagai Model Pendekatan Untuk Menentukan Strategi Mendorong Kemauan Pengguna Dalam Menggunakan Teknologi Informasi Dan Komunikasi (Jurnal)

Persepsi

28 Mar

Defenisi Persepsi

Persepsi didefenisikan sebagai proses yang dilakukan individu untuk memilih, mengatur, dan menafsirkan stimuli ke dalam gambar yang berarti dan masuk akal mengenai dunia. Proses ini dapat dijelaskan sebagai “bagaimana kita melihat dunia yang terdapat di sekeliling kita.”  ( Schiffman dan Kanuk : 2000: 136 )”

Menurut J. Setiadi (2003:160) , persepsi adalah proses bagaimana stimuli – stimuli ( rangsangan – rangsangan ) itu diseleksi, diorganisasikan, dan di interpretasikan.

Kotler dan Keller (2007:228) mengatakan  persepsi adalah proses yang digunakan oleh individu untuk memilih, mengorganisasi, dan menginterpretasikan masukan informasi guna menciptakan gambaran dunia yang memiliki arti.

Seseorang yang mendapat suatu stimulus  atau  rangsangan  akan siap untuk melakukan sesuatu. Bagaimana orang tersebut melakukannya dipengaruhi oleh persepsi orang tersebut terhadap sesuatu. Dua orang yang mendapat rangsangan yang sama dalam situasi yang obyektif mungkin bertindak lain kerena mereka memandang situasi dengan cara yang berbeda. Hampir semua kejadian di dunia ini penuh dengan rangsangan, suatu rangsangan adalah sebuah input yang merangsang satu atau lebih dari lima panca indera : penglihatan, penciuman, rasa, sentuhan, dan pendengaran.

Orang tidak mampu  menerima seluruh rangsangan yang terdapat di lingkungan mereka. Oleh karena itu, mereka menggunakan keterbukaan yang selektif untuk menentukan mana rangsangan yang harus diperhatikan dan mana yang harus diabaikan. Persepsi merupakan suatu proses yang timbul akibat adanya sensasi, pengertian sensasi adalah aktivitas merasakan atau penyebab keadaan emosi yang menggembirakan. Sensasi dapat didefinisikan juga sebagai tanggapan yang cepat dari indera penerima kita terhadap stimuli dasar seperti cahaya, warna, dan suara.

Sensasi itu sendiri, tergantung pada perubahan energi (yaitu perbedaan masukan). Suatu lingkungan yang benar-benar tidak menarik atau tidak berubah, tanpa memperhatikan kekuatan masukan panca indera, hanya sedikit atau sama sekali tidak memberikan sensasi.Jadi, seseorang yang tinggal di jalan raya yang sibuk di tengak kota Jakarta mungkin hanya sedikit menerima sensasi dan masukan stimuli yang ramai seperti klakson yang keras, karen bunyi tersebut sudah terbiasa di lingkungan itu. Jika panca indera berkurang, kemampuan untuk mengetahui perubahan masukan atau intensitas akan meningkat, sampau titik di mana seseorang mencapai kepekaan maksimum dalam situasi simuli yang minimum. Hal -hal inilah yang dapat mempengaruhi timbulnya persepsi.

.

Proses Persepsi

Persepsi tidak hanya tergantung pada sifat – sifat rangsangan fisik tetapi juga pada hubungan antara rangsangan dengan lingkungan dan individu. Seseorang dapat memiliki persepsi yang berbeda atas objek

yang sama karena tiga proses persepsi : perhatian yang selektif, distorsi selektif, dan ingatan selektif.

  1. Perhat ian selektif adalah kecenderungan bagi manusia untuk menyaring sebagian besar informasi yang mereka hadapi, berarti bahwa pemasar harus bekerja cukup keras untuk menarik perhatian konsumen. Tantangan yang sesungguhnya adalah menjelaskan rangsangan mana yang akan diperhatikan orang.
  2. Distorsi selektif ; Rangsangan yang telah mendapatkan perhatian bahkan tidak selalu muncul di pikiran orang persis seperti yang diinginkan oleh pengirimnya. Distorsi selektif adalah kecenderungan menafsirkan informasi sehingga sesuai dengan pra-konsepsi kita. Konsumen akan sering memelintir informasi sehingga menjadi konsisten dengan keyakinan awal mereka atas merek dan produk.

Ingatan selektif; Orang akan melupakan banyak hal yang mereka pelajari, tapi cenderung mengingat informasi yang mendukung pandangan dan keyakinan mereka. Karena adanya ingatan selektif, kita cenderung mengingat hal – hal baik yang disebutkan tentang produk yang kita sukai dan melupakan hal – hal baik yang disebutkan tentang produk pesaing. Ingatan selektif menjelaskan mengapa para pemasar menggunakan drama dan pengulangan dalam mengirimkan pesan ke pasar sasaran mereka untuk memastikan bahwa pesan mereka tidak diremehkan.

.

Pengelompokkan  Persepsi

Orang tidak menerima berbagai stimuli yang mereka pilih dan lingkungan sebagai sensasi yang terpisah dan berbeda; sebaliknya, mereka cenderung mengelompokkannya menjadi kelompok-kelompok dan merasakannya sebagai suatu keseluruhan. Dengan demikian karakteristik stimulous yang dirasakan bahkan yang paling sederhana dipandang sebagi fungsi dari satuu keseluruhan di mana stimulus tersebut menjadi bagian darinya. Cara pengorgaisasian berdasarkana persepsi ini sangat mempermudah  kehidupan bagi individu.

Prinsip – prinsip khusus yang mendasari pengelompokkan persepsi ini seringkali disebut dengan nama yang diberikan aliran psikologi yang pertama mengembangkannya: psikologi Gestalt. (Gestalt, dalam bahasa Jerman, berarti pola atau konfigurasi). Tiga diantara paling dasar mengenaii pengelompokkan persepsi adalah figur dan dasar, pengelompokkan, dan pengakhiran.

1.  Figur dan dasar

Orang mempunyai kecenderungan untuk mengorganisasikan persepsi mereka ke dalam hubungan figur dan dasar. Ilustrasi visual yang paling sederhana yang terdiri dari suatu figur atas suatu dasar (yaitu latar belakang). Figur tersebut dianggap lebih jelas karena berbeda dengan dasarnya, kelihatan lebih baik, solid, danmenjadi latar belakang. Dasar biasanya dianggap sebagai tidak tentu, tidak jelas, dan berkesinambungan.

2.  Pengelompokkan

Individu cenderung mengelompokkan stimuli sehingga stimuli membentuk gambar atau kesan yang menyatu. Persepsi mengenali stimuli sebagai kelompok – kelompok atau potongan – potongan informasi, daripada sebagai kepingan – kepingan kecil informasi yang berlainan, mempermudah ingatan mereka maupun untuk mengingatkannya kembali.

3.   Penyelesaian

Para individu mempunyai kebutuhan untuk memperoleh peyelesaian. Mereka menyatakan kebutuhan ini dengan mengorganisasikan persepsinya sehingga mereka membentuk gambar yang lengkap. Walaupun pola stimuli yang mereka terima tidak lengkap, namun mereka cenderung merasakannya sebagai lengkap; yaitu, mereka secara sadar atau bawah sadar mengisi potongan – potongan yang hilang. Jadi, sebuah lingkaran yang bagian pinggirnya hilang akan dirasakan sebagi sebuah lingkaran, bukan bagian dari lingkungan.

Sumber:

Wahyuni, Dewi. Pengaruh Motivasi, Persepsi dan Sikap Konsumen Terhadap Keputusan Pembelian Sepeda Motor Merek “Honda” di Kawasan Surabaya Barat. Peer-reviewed scientific e-journal: UK Petra.

Leon G.Schiffman dan Leslie Lazar Kanuk, Perilaku Konsumen, 2004, Jakarta:Gramedia

Bahasa Nasional dan Kebanggaan Nasional

19 Mar

Salah satu fungsi dari bahasa Indonesia dalam kedudukannya sebagai bahasa nasional adalah sebagai lambang kebanggan nasional. Di samping fungsinya sebagai lambang identitas nasional, bahasa Indonesia juga berfungsi sebagai alat pemersatu bangsa dan sarana komunikasi antarsuku dan anatar budaya bangsa. Dari ketiga fungsi tersebut, fungsi yang terakhir disebutkan merupakan fungsi yang kelihatan jelas dan tidak banyak menimbulkan persoalan. Dari fungsi yang ketiga itu, bangsa Indonesia menunjukkan kebanggaannya dan yang sekaligus membedakannya dengan bangsa – bangsa yang lain.

Sejarah telah membuktikan bahwa lahirnya Republik Indonesia banyak ditentukan dari faktor kehadiran / kelahiran dari bahasa Indonesia. Proklamasi kemerdekaan RI dapat dikumandangkan karena adanya bahasa Indonesia, UUD negara Ri (UUD’45) disusun dengan menggunakan bahasa Indonesia. Selain itu, semangat juang pahlawan – pahlawan bangsa dikobarkan dengan menggunakan bahasa indonesia. Kita tidak dapat membayangkan bagaimana keadaan bangsa ini pada masa itu, jika bahasa Indonesia tidak ada. Tidak akan ada alat yang dapat dipergunakan untuk mempersatukan seluruh kekuatan untuk melawan para penjajah dan merebut kemerdekaan. Hal – hal tersebut menunjukkan peranan bahasa Indonesia sebagai alat pemersatu bangs. Fungsinya sebagai sarana komunikasi antara suku dan antar budaya adalah suatu kebanggan merupakan suatu kenyataan.

Bahasa Indonesia merupakan lambang kebanggan nasional. Pernyataan ini sebenarnya mungkin harus dibuktikan dengan sikap yang tercermin dalam perilaku setiap warga negara Indonesia. Selama ini, hal tersebut masih menjadi masalah. Permasalahan yang dimaksuda adalah seperti berikut ini:

♣  Mengapa kita harus memiliki rasa bangga memiliki bahasa Indonesia sebagai bahasa nasional?

♣ Apakah benar di dalam kenyataannya, setiap warga Indonesia menunjukkan rasa bangga terhadap bahasa Indonesia?

♣  Apa saja syarat kebahasaan yang harus ada sehingga bahasa Indonisia dapat dibanggakan?

♣ Sikap yang bagaimanbakah yang mendaasari kebanggaan seseorang terhadap bahasa Indonesia?

♣ Usaha – usaha apakah yang diperlukan agar bahasa Indonesia benar – benar menjadi kebanggaan nasional?

Setiap bangsa pada hakikatnya memerlukan alat tunggal  yang dapat mengkimuniksikan seluruh bangsa.. Namun, tidak semua bangsa berhasil mewujudkan hal tersebut. Ada beberapa bangsa yang berhasil mengangkat salah satu bahasa daerahnya menjadi bahasa nasionalnya, tetapi ada beberapa bangsa yang lain yang menggunakan lebih dari satu bahasa sebagai bahasa nasionalnya. Selain itu, ada juga bangsa yang memiliki hanya satu bahasa nasional, tetapi bahasa tersebut bukan miliknya.

Bangsa Indonesia termasuk salah satu bangsa yang beruntung, karena hanya memiliki satu bahasa nasional dan bahasa itu adalah miliknya. Di sampingh itu, bahasa nasional bangsa Indonesia mempunyai dasar ehukum secara formal dalam UUD RI. Bahasa tersebut juga berlaku dalam kenyataan sehari – hari, baik dalam arti ‘de jure’ and ‘de facto’.Dengan kenyataan ini, kita seharusnya memiliki rasa bangga dengan bahasa nasional kita.

Seperti yang sudah dijelaskan sebelumnya, tidak semua bangsa memiliki sebuah bahasa nasional. Belgia misalnya, menggunakan 2 bahasa resmi dan bukan merupakan bahasa aslinya (Prancis dan Jerman). Bangsa Swiss harus menggunakan 4 bahasa nasional atau resmi sekaligus (Jerman, Perancis, Inggris, dan Rumania). Keempat bahasa tersebut juga bukan miliknya. Situasi seperti ini, tidaklah menguntungkan bagi suatu bahasa karena tidak dapat mencirikan bangsa tersebut, tidak ada identitas bangsa tersebut.

Tanpa mengurangi arti bahwa dalam kenyataan, bahasa Indonesia merupakan satu – satunya bahasa yang dapat mengkomunikasikan seluruh bangsa Indonesia yang memiliki beragam bahasa daerah. Walaupun demikian, pada kenyataannya masih ada terdapat perilaku-perilaku yang kurang menguntungkaan bagi kedudukan bahasa Indonesia sebagai bahasa nasional. Perilaku-perilaku tersebut adalah:

→ Terdapat kewajiban bagi tiap – tiap daerah untuk membina dan mengembangkan bahasa daerahnya masing – masing.

→ Adanya ‘keharusan’ atau ‘keterpaksaan’ untuk mengembangkan bahasa asing.

Dengan kenyataan tersebut, maka kebanggaan terhadap bahasa Indonesia masih dalam tahap pengujian dan merupakan persoalan yang memerlukan jawaban. Sebagai bangsa yang merasa bertanggung jawab terhadap bahasa nasional, kita seharusnya bisa berusaha memecahkan persoalan tersebut, walaupun secara sadar mengetahui tidak akan dapat berhasil dengan sekali pukul.Usaha – usaha yang harus ditempuh untuk menanggulangi masalah tersebut adalah:

♥  Jalur pembinaan aspek – aspek kebahasaan beserta beserta fungsi – fungsi

♥ Jalur pembinaan sikap mental beserta perilaku penuturnya.

Sumber;  Drs.H.M.E. Sihendan, Dra.Hj. Pra Supinah, ‘Pembinaan dan Pengembangan Bahasa Indonesia’, 1994, Bandung: Pionir Jaya.

Pentingnya Motivasi Bagi Setiap Individu

14 Mar

Setiap orang pasti sering mengalami kejenuhan, baik itu karena pekerjaan, perkuliahan, belajar, keadaan  lingkungan sekitar, dan lain-lain. Banyak sekali faktor yang dapat menimbulkan kejenuhan atau bahkan keputuasaan pada diri setiap orang. Namun, kejenuhan itu janganlah dibiarkan begitu saja. Kejenuhan yang melarut akan dapat membuat kita semakin terpuruk saja, bahkan dari kejenuhan itu dapat menimbulkan stress. Oleh karena itu, kita harus bisa menghilangkannya dengan membangkitkan motivasi yang ada pada diri kita.

Motivasi adalah dorongan psikologis yang mengarahkan seseorang ke arah suatu tujuan. Motivasi dapat membuat keadaan dalam diri individu muncul, terarah, dan mampu mempertahankan perilaku. Setiap orang memiliki motivasi yang berbeda-beda antara satu dengan yang lainnya. Untuk itu, diperlukan pengetahuan mengenai pengertian dan hakikat motivasi, serta kemampuan teknik menciptakan situasi sehingga menimbulkan motivasi / dorongan bagi mereka untuk berbuat atau berperilaku sesuai dengan apa yang dikehendaki oleh individu lain/ organisasi.

Menurut seorang profesor di Universitas Wesleyan, David Clarence McClelland (1917-1998), di dalam bukunya yang berjudul ‘The Achieving Society‘, dia mengemukakan bahwa setiap individu mempunyai cadangan energi potensial. Bagaimana energi tersebut dilepaskan dan dikembangkan tergantung pada kekuatan atau dorongan motivasi individu dan situasi serta peluang yang tersedia. Di dalam teorinya , dia memfokuskan motivasi / dorongan dalam 3 kebutuhan, yaitu:

1. Motivasi dalam kebutuhan akan prestasi

Kebutuhan akan prestasi merupakan dorongan untuk mengungguli, berprestasi sehubungan dengan d=seperangkat standar, bergulat untuk sukses. Kebutuhan akan prestasi merupakan dorongan untuk mengungguli, berprestasi sehubungan dengan seperangkat standar, bergulat untuk sukses. Kebutuhan ini pada hirarki Maslow terletak antara kebutuhan akan penghargaan dan kebutuhan akan aktualisasi diri. Ciri-ciri inidividu yang menunjukkan orientasi tinggi antara lain bersedia menerima resiko yang relatif tinggi, keinginan untuk mendapatkan umpan balik tentang hasil kerja mereka, keinginan mendapatkan tanggung jawab pemecahan masalah.

Sejak masa kecil hingga seseorang dewasa pasti selalu memiliki harapan atau cita – cita di dalam hidupnya. Harapan atau cita-cita dalam setiap individu belum tentu akan sama. Misalnya saja seseorang yang memiliki cita-cita untuk menjadi seorang programmer handal, tetapi setelah dia dewasa dia menjadi seorang pengusaha yang sukses.Atau sesornag yang bercita-cita ingin menjadi seorang pengusaha sukses, tetapi setelah dia dewasa dia hanya menjadi pedagang biasa saja. Perubahan dan perbedaan ini dipengaruhi oleh beberapa faktor tentunya, salah satu diantaranya adalah motivasi.

Seseorang yang memiliki motivasi yang tinggi maka dia akan berusaha untuk melakukan yang terbaik, memiliki kepercayaan diri akan kemampuannya untuk bekerja mandiri dan bersikap optimis, juga akan memiliki tanggung jawab yang besar atas setiap tindakan atau perbuatan yang dilakukannya.  Pada umumnya, seseorang yang memiliki motivasi berprestasi yang tinggi akan lebih berhasil dalam menjalankan tugasnya dibandingkan seseorang yang memiliki motivasi berprestasi yang rendah.

2. Motivasi dalam kebutuhan akan kekuasaan

Kebutuhan akan kekuasaan adalah kebutuhan untuk membuat orang lain berperilaku dalam suatu cara dimana orang-orang itu tanpa dipaksa tidak akan berperilaku demikian atau suatu bentuk ekspresi dari individu untuk mengendalikan dan mempengaruhi orang lain. Kebutuhan ini pada teori Maslow terletak antara kebutuhan akan penghargaan dan kebutuhan aktualisasi diri. McClelland menyatakan bahwa kebutuhan akan kekuasaan sangat berhubungan dengan kebutuhan untuk mencapai suatu posisi kepemimpinan.

Setiap individu yang memiliki motivasi dalam kekuasaan akan terlihat lebih bekerja keras, bertanggungjawab, dan sudah pasti akan melakukan segala sesuatunya dengan kemampuannya yang terbaik. Hal ini akan memicu semangatnya untuk mendapatkan suatu penghargaan dan harapan yang ingin diraihnya. Namun, ada juga individu yang salah mengartikan dan mempergunakan motivasi ini. Demi meraih kekuasaan, mereka melakukan dengan jalan yang curang atau tidak benar. Orang-orang seperti ini, tidaklah pantas untuk mendapatkan posisi kepemimpinan, walaupun mereka juga memiliki motivasi yang tinggi.

Oleh karena itu, setiap individu juga harus memiliki akhlak yang baik dan prilaku yang baik dalam mencapai harapannya. Motivasi kekuasaan yang tidak dibarengi dengan hal-hal tersebut, dapat bertindak dam melakukan hal-hal yang negatif.

3. Motivasi kebutuhan untuk berafiliasi atau bersahabat

Kebutuhan akan Afiliasi adalah hasrat untuk berhubungan antar pribadi yang ramah dan akrab. Individu merefleksikan keinginan untuk mempunyai hubungan yang erat, kooperatif dan penuh sikap persahabatan dengan pihak lain. Individu yang mempunyai kebutuhan afiliasi yang tinggi umumnya berhasil dalam pekerjaan yang memerlukan interaksi sosial yang tinggi. McClelland mengatakan bahwa kebanyakan orang memiliki kombinasi karakteristik tersebut, akibatnya akan mempengaruhi perilaku karyawan dalam bekerja atau mengelola organisasi.

Perilaku pada setiap individu, tidak hanya dipengaruhi motivasi berafilisiasi saja, teteapi juga motivasi berprestasi dan motivasi kekuasaan. Walaupun motivasi berafilisiasi terlihat lebih memiliki hubungan yang erat. Perilaku terjadi terjadi karena adanya motivasi atau dorongan (drive) yang mengarahkan individu untuk bertindak sesuai dengan kepentingan atau tujuan yang ingin dicapai (Woodhworth (dalam Petri, 1981)). Karena tanpa dorongan tadi tidak akan ada suatu kekuatan yang mengarahkan individu pada suatu mekanisme timbulnya perilaku. Dorongan diaktifkan oleh adanya kebutuhan (need), dalam arti kebutuhan membangkitkan dorongan, dan dorongan ini pada akhirnya mengaktifkan atau memunculkan mekanisme perilaku.

Motivasi dapat menjadi penyebab perilaku setiap individu. Menurut Woodhwort ada  terdapat 3 karakteristik yang mendukung pernyataan tersebut, yaitu:

(a) intensitas; menyangkut lemah dan kuatnya dorongan sehingga menyebabkan individu berperilaku tertentu;

(b) pemberi arah; mengarahkan individu dalam menghindari atau melakukan suatu perilaku tertentu; dan

(c) persistensi atau kecenderungan untuk mengulang perilaku secara terus menerus.

Dari hal di atas dapat dikemukakan bahwa motivasi merupakan suatu konstruk yang dimulai dari adanya kebutuhan pada diri individu dalam bentuk energi aktif yang menyebabkan timbulnya dorongan dengan intensitas tertentu yang berfungsi mengaktifkan, memberi arah, dan membuat persisten (perilaku berulang-ulang) dari suatu perilaku untuk mengatasi atau memenuhi kebutuhan yang menjadi penyebab timbulnya dorongan itu sendiri.

Motivasi sudah jelas sangat diperlukan dalam diri setiap orang, selain untuk menghilangkan kejenuhan, juga untuk bisa meraih segala sesuatu yang dicita-citakannya. Motivasi / dorongan harus selalu tumbuh dalam setiap individu. Untuk itu, ada dua sumber motivasi yaitu motivasi internal dan motivasi eksternal.

  • Motivasi Internal yaitu motivasi dari dalam diri, dari perasaan dan pikiran diri sendiri, tidak perlu adanya rangsangan dari luar. Orang yang memiliki motivasi internal, akan memandang dirinya secara positif. Sebagai contoh, seseorang yang melakukan aktivitas belajar secara terus menerus tanpa adanya motivasi dari luar dirinya dan bila ditinjau dari segi tujuan kegiatannya, orang tersebut ingin mencapai tujuan yang terkandung di dalam perbuatan belajar itu sendiri, misal karena ingin mendapatkan pengetahuan, bukan karena tujuan yang lain.
  • Motivasi eksternal yaitu motivasi dari luar atau mendapatkan rangsangan dari luar. Sebagai contoh, motivasi seseorang timbul karena dari bacaan yang memotivasi, lingkungan, atau dari kehidupan keseharian. Sehingga bila ditinjau dari segi tujuannya orang tersebut tidak langsung terjun didalam apa yang dilakukannya. Hal ini sangat diperlukan bagi orang yang tidak memiliki motivasi internal, misalnya dengan mendapat dukungan dari orangtua, termotivasi untuk mendapatkan hasil atau nilai yang baik karena pengaruh lingkungannya.

Kedua motivasi ini akan terlihat baik, jika keduanya dikombinasikan atau dengan kata lain kedua motivasi ada tumbuh dalam setiap individu. Namun, sebaiknya motivasi internal-lah yang harus ada, jika keduanya tidak bisa dikombinasikan. Karena motivasi yang datang dari dalam diri sendiri akan membuat seseorang lebih semangat dan terdorong untuk berusaha. Selain itu juga, motivasi karena pengaruh luar (eksternal) belum tentu dapat tumbuh dalam diri seseorang. Untuk itu, ada beberapa cara untuk menmbuhkan atau melahirkan kembali motivasi internal tersebut, antara lain:

  1. Menciptakan Imbalan. Contohnya: seorang mahasiswa belajar dengan rajin, karena di berharap akan mendapat imbalan berupa nilai IPK yang bagus.
  2. Ambil selalu langkah kecil. Terkadang untuk mendapatkan sesuatu yang besar perlu langkah-langkah kecil.
  3. Menciptakan Kesusahan. Hal ini merupakan kebalikan dari yang pertama. Contohnya jika mahasiswa tidak belajar dengan rajin, maka kita tidak akan mendapatkan IPK yang tinggi. Dengan adanya motivasi ini, maka mahasiswa akan belajar dengan tekun.
  4. Susun Rencana beserta langkah-langkahnya. Dengan memiliki rencana, kita seolah-olah punya alur dan plot menuju tujuan secara teratur. Secara tidak langsung hal ini akan memotivasi diri sendiri dalam mencapai tujuan.

sumber: http://dim24.wordpress.com/2009/12/16/