Perbandingan Model Profesi IT Di Beberapa Negara

13 Apr

Model SRIG-PS – SEARCC

South East Asia Regional Computer Confideration (SEARCC) merupakan suatu forum/badan yang beranggotakan himpunan profiesional IT yang terdiri dari 13 negara. SEARCC dibentuk pada Februari 1978, di Singapore oleh 6 ikatan komputer dari negara-negara : Hong Kong, Indonesia, Malaysia, Philipina, Singapore dan Thailand. Awalnya, SEARCC mengadakan konferensi setahun dua kali di tiap negara anggotanya secara bergiliran. Namun, karena keanggotaannya semakin bertambah, maka konferensi dilakukan sekali tiap tahunnya. Negara yang sudah menjadi anggota SEARCC adalah Sri Lanka, Australia, Hong Kong, India Indonesia, Malaysia, New Zealand, Pakistan, Philipina, Singapore, Korea Selatan, Taiwan, Thailand, Kanada.

Salah satu kegiatan dari SEARCC adalah SRIG-PS (Special Regional Interest Group on Profesional Standardisation).  SRIG-PS dibentuk karena adanya kebutuhan untuk menciptakan dan menjaga standard profesional yang tinggi dalam dunia Teknologi Informasi, khususnya ketika sumber daya di region ini memiliki kontribusi yang penting bagi kebutuhan pengembangan TI secara global.

Model SEARCC untuk pembagian job dalam lingkungan TI merupakan model 2 dimensi yang mepertimbangkan jenis pekerjaan dan tingkat keahlian ataupun tingkat pengetahuan yang dibutuhkan. Model tersebut dapat digambarkan sebagai berikut :

Gambar 1. Pembagian Job Menurut Model SEARCC SRIG-PS

Jenis pekerjaan dari model ini dapat dibaca pada materi sebelumnya [klik di sini].

Sertifikasi pada model SRIG-PS adalah independen, obyektif, dan tugas yang regular bagi kepentingan profesional dalam satu atau lebih area di teknologi informasi. Sedangkan sertifikasi pada IEEE adalah suatu jaminan tertulis, yang merupakan suatu demonstrasi formal yang merupakan konfirmasi dan merupakan suatu sistem atau komponen dari suatu persyaratan tertentu dan diterima untuk keperluan operasi.

Gambar 2. Pemetaan Model Sertifikasi SEARCC

Sertifikasi ini memiliki tujuan untuk : membentuk tenaga praktisi yang berkualitas tinggi, membentuk standar kerja yang tinggi, dan mengembangkan prosionalisme yanng berkesinmabungan. Bagi tenaga IT profesional, sertifikasi ini merupakan pengakuan akan pengetahuan yang kaya, perencanaan karier, profesional development, dan meningkatkan international marketability.

Model Association for Computing Machinery (ACM)

ACM merupakan sebuah serikat ilmiah dan pendidikan komputer pertama di dunia yang didirikan pada tahun 1947. Anggota ACM sekitar 78.000 terdiri dari para profesional dan para pelajar yang tertarik akan komputer. ACM bermarkas besari di Kota New York.

ACM memiliki empat “Dewan (boards)” yang membuat berbagai komite dan sub kelompok. Dewan ini bertugas untuk membantu staf utama dalam menjaga kualitas layanan dan produk. Dewan tersebut adalah

  • Publications
  • SIG (Special Interest Group) Governing Board
  • Education
  • Membership Services Board

Pesaing utama ACM adalah IEEE Computer Society. Sulit untuk membedakan perbedaan keduanya secara akurat. ACM berfokus pada ilmu komputer teoritis dan aplikasi pengguna akhir. Namun, IEEE lebih memfokuskan pada perangkat keras dan masalah standardisasi. Perbedaan lainnya, ACM bagi para ilmuwan komputer dan IEEE untuk insinyur listrik, walaupun sub kelompok IEEE terbesar adalah yang Computer Society. Tentu saja, ada yang signifikan tumpang tindih antara kedua organisasi, dan mereka kadang-kadang bekerjasama dalam proyek-proyek seperti pengembangan kurikulum ilmu komputer.

Model ACM ini terlalu berorientasi ke hardware sehinggga kurang cocok untuk profesi Teknologi Informasi.

Model British Computer Society (BCS)

BCS merupakan suatu model yang komprehensif, tetap berlangsung dan mudah dipahami. Namun, bukan suatu sistem sertifikasi, melainkan suatu model yang menjadi acuan program pengembangan profesi. Sertifikasi model ini hanya meliputi beberapa fungsi dari sistem spesialis, prog rammer, dan sistem analis (lihat gambar 2).

Model BCS mengklasifikasikan pekerjaan IT ke dalam beberapa tingkatan, yaitu:

Level 0. Unskilled Entry

Level 1. Standard Entry

Level 2. Initially Trainded Practitioner

Level 3. Trained Practitioner

Level 4. Fully Skilled Practitioner

Level 5. Experienced Practitioner/Manager

Level 6. Specialist Practitioner/Manager

Level 7. Senior Specialist/Manager

Level 8. Principal Specialist/Experienced Manager

Level 9. Senior Manager/Director

Setiap sel dari model BCS/ISM ditentukan berdasarkan :

  • Latar belakang akademik,
  • Pengalaman dan tingkatan keahlian,
  • Tugas dan atribut, dan
  • Pelatihan yang dibutuhkan.

Pemetaan model SEARCC dengan model BCS dalam hal pembagian kerja dapat dilihat pada gambar 3.

Gambar 3. Pemetaan Terhadap Model BCS

 

Model Japan Information Technology Engineer Examination (JITEE)

Model JITEE ini komprehensif, tetapi tidak ada yang tertulis dalam bahasa Inggris. Berdasarkan kemungkinan yang tercocok pemetaan dilakukan terhadap model BCS, dan Japan IT Engineer Model.Model ini mendefenisikan setiap cell berdasarkan atas fungsi, pengalaman, serta pengetahuan ,keahilian, dan kemampuan. Sertifikasi dari model ini melakukan pemetaan cukup komprehensif dengan model SRIG-PS.

Gambar 4.  Klasifikasi Pekerjaan Model JITEE

 

Gambar 5. (a) Pembagian Kerja Menurut JITEE ; (b) Pemetaan UntukSpesialis Terhadap Model JITEE

 

Australian Computer Society Certification Scheme(ACS)

Sistem ACS dibentuk pada tahun 1965 dan merupakan satu-satunya himpunan TI di Australia. ACS beranggotakan sekitar 15.500 orang, sehingga termasuk salah satu himpunan komputer terbesar di dunia berdasarkan per kapita. Sertifikasi pada sistem ini hanya meliputi beberapa area saja (seperti terlihat pada gambar 2).

Materi yang diujikan pada sistem sertifikasi tersebut terdiri dari 2 subjek utama trend TI, legal bisinis, issue etik, dan Spesialis dalam area Project Manajement, Applications Planning, System Integration, dan Data Communication. Skema ini memiliki kesesuaian dengan model SRIG-PS yaitu : Data Communication Specialists dan System Integration Specialist. ACS merencanakan untuk mengembangkan sertifikasi untuk Security Specialist.

ACS Certification System ini ditawarkan melalui proses belajar jarak jauh melalui Deakin University. Dan pusat-pusat ujian tersebar di negara-negara anggota SEARCC seperti : Auckland, Hong Kong, Jakarta, Johor Baru, Kelantan Kota Kinibalu, Kuala Lump ur, Penang, Singapore, Wellington. Biaya untuk mengikuti pelatihan dan ujian ACS ini sekitar $400.00. Setiap pemegang sertifikat wajib mengikuti re-sertifikasi setelah 5 tahun. Ini dapat dilakukan dengan duduk mengikuti ujian ulang atau dengan mengikuti 30 jam profesional development, mela lui Practising Computer Profesional Scheme.

Singapore Computer Society (Profesional Code of Conduct)

Gambar 6. Model Klasifikasi Pekerjaan Di Singapura

Pada model Singapore ini juga dilakukan pembagian berdasarkan tingkatan senioritas. Misalnya tingkatan pada System development -nya, yaitu:

  • Programmer
  • Analyst/Programmer
  • Senior Analyst/Programmer
  • Principal Analyst/Programmer
  • System Analyst
  • Senior System Analyst
  • Principal System Analyst
  • Development Manage

Malaysian Computer Society (Code of Profesional Conduct)

Gambar 7. Model Klasifikasi Pekerjaan Di Malaysia

Model Malaysia ini mirip dengan model Singapore membedakan posisi pekerjaan pada berbagai sektor bisnis. Namun, keduanya memuliki perbedaan dalam melakukan ranking senioritas, misalnya tingkatan untuk System Development-nya adalah:

  • Programmer
  • System Analyst/Designer
  • System Development Executive

Model Singapore dan Malaysia memiliki banyak kesamaan dan dapat diintegrasi, dengan pembagian sebagai berikuti :

  • System Development
  • Computer Operations
  • Sales, Marketing and Services
  • Education and Trainings
  • Research and Developments
  • Spesialist Support
  • Consultancy

Sumber:

 

 

5 Responses to “Perbandingan Model Profesi IT Di Beberapa Negara”

  1. firda April 13, 2011 at 2:28 PM #

    ijin melihat ya, klo ad yg berkenan mohon ijin untuk d jadikan referensi ya.. hee..

    thanks

    • freezcha April 14, 2011 at 6:48 AM #

      Yup.. ^^

  2. Antonio September 23, 2011 at 3:16 PM #

    kalo di indo mau jadi system analyst, mulai dari mana yah?

    • freezcha September 30, 2011 at 4:21 PM #

      Kamu sudah tau lum pa tu tgas dari seorang sistem analis…??
      Mnurt spngetahuanq..da beberapa keahlian y hrus dmiliki tuk jdi sistem analisi
      – keahilian analisa : keahlian memechkn mslah.
      – keahlian teknis : memahami potensi dan limitasi dari suatu teknologi.
      – keahlian managerial : keahlian mengatur proyek, sumber daya resiko dan perubahan.

      Jdi, klo dtanya hrus bljar drmna….kmu hrus bljar ttg manajemen, organisasi, bahasa pemrogramn…
      Kmu jg hrus sering blatih, jd kmu akn smkin tbiasa…
      Jdi seorng analist tu g gmpang lho…

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: