Proposisi

17 Apr

Proposisi ialah kalimat logika yang merupakan pernyataan tentang hubungan antara dua atau beberapa hal yang dapat dinilai benar atau salah. Dengan kata lain, Proporsisi sebagai pernyataan yang didalamnya manusia mengakui atau mengingkari sesuatu tentang sesuatu yang lain.

.

Unsur – Unsur  Proposisi

Setiap proposisi akan mengandung undur-unsur berikut ini, yaitu:

(a) Term subyek     :  hal yang tentangnya pengakuan atau pengingkaran ditujukan. Term subyek dalam sebuah proposisi disebut subyek logis. Ada perbedaan antara subyek logis dengan subyek dalam sebuah kalimat. Tentang subyek logis harus ada penegasan/pengingkaran sesuatu tentangnya.

(b) Term predikat   :  isi pengakuan atau pengingkaran itu sendiri (apa yang diakui atau diingkari). Term predikat dalam sebuah proposisi adalah predikat logis yaitu apa yang ditegaskan/diingkari tentang subyek.

( c ) Kopula             :  penghubung antara term subyek dan term predikat dan sekaligus memberi bentuk (pengakuan atau pengingkaran) pada hubungan yang terjadi. Jadi fungsi kopula ada tiga:

– Untuk menghubungkan subyek dan predikat

– Untuk menyatakan subyek itu sungguh-sungguh berada/exist

– Untuk menyatakan cara mana subyek berada.

.

Jenis-Jenis Proposisi

Proposisi dapat dibagi ke dalam 4 aspek, yaitu:

1. Berdasarkan bentuk

2. Berdasarkan sifat

3. Berdasarkan kualitas

4. Berdasarkan kuantitas

Gbr1.  Skema Jenis-Jenis Proposisi

Berdasarkan bentuknya, proposis dapat dibagi atas 2 jenis, yaitu:

a) Proposisi tunggal adalah proposisi yang terdiri dari satu subjek dan satu predikat.

Contoh:

–  Semua mahluk hidup pasti bernapas.

–  Semua orang terlihat bahagia hari ini.

b) Proposisi majemuk atau jamak adalah proposisi yang terdiri dari d=satu subjek dan lebih dari satu predikat.

Contoh:

–  Setiap barang harus disusun dan ditata dengan rapi.

–  Pakaian ini dicuci dan dijemurkan oleh kakak.

Berdasarkan sifat, proporsis dapat dibagi ke dalam 2 jenis, yaitu:

a) Proposisi kategorial adalah proposisi yang hubungan antara subjek dan predikatnya tidak membutuhkan / memerlukan syarat apapun.

Contoh:

–  Setiap mahasiswa memiliki KTM sebagai identitasnya.

–  Semua wajib pajak wajib membayar pajak.

b) Proposisi kondisional adalah proposisi yang membutuhkan syarat tertentu di dalam hubungan subjek dan predikatnya. Proposisi dapat dibedakan ke dalam 2 jenis, yaitu: proposisi kondisional hipotesis dan disjungtif.

Contoh proposisi kondisional hipotesis:

–  Jika hari ini tidak hujan, dia pasti akan menepati janjinya.

–  Jika waktu dapat terulang kembali, aku pasti lebih berusaha lagi.

Contoh proposisi kondisional disjungtif (mempunyai 2 pilihan alternatif):

–  Dia tidak jadi datang karena sibuk atau malas.

–  David Beckham adalah seorang pemain bola atau model.

Berdasarkan kualitasnya, proposisi juga dapat dibedakan menjadi 2 jenis, yaitu:

a)  Proposisi positif merupakan proposisi yang memiliki persesuaian antara subjek dan predikatnya.

Contoh:

–  Semua manusia adalah mahluk hidup.

–  Harimau adalah hewan buas.

–  Semua insinyur adalah orang pintar.

b) Proposisi negatif merupakan kebalikan dari proposisi positif, dimana tidak ada terdapat kesesuaian antara subjek dan predikatnya.

Contoh:

–  Tidak ada seorang lelaki pun yang mengenakan jilbab.

–  Semua aves bukanlah omnivora.

–  Tidak ada tumbuhan yang dapat berjalan.

Aspek terakhir adalah berdasarkan kuantitas. Berdasarkan aspek ini, proposisi dapat dibedakan ke dalam 2 jenis, yaitu:

a) Proposisi umum atau universal adalah proposisi yang pada umumnya diawali dengan kata semua atau seluruh.

Contoh:

–  Semua warga negara Indonesia wajib memiliki KTP sebagai identitasnya.

–  Semua mahasiswa harus mengerjakan tugas yang diberikan dosen.

b) Proposisi khusus atau spesifik adalah proposisi yang pada uumnya diawali dengan kata sebagian dan beberapa.

Contoh:

–  Sebagian kendaraan bermotor diparkir di halaman belakang.

–  Sebagian mahasiswa pulang ke kampung halaman untuk menghabiskan liburannya.

–  Beberapa pelajar pergi ke sekolah dengan berjalan kaki.

Sumber:  http://kuliahfilsafat.wordpress.com/2009/11/22/putusan-dan-proposisi/

8 Responses to “Proposisi”

  1. bayu February 13, 2011 at 9:44 AM #

    makasih bLog anda teLah membantu saya berfikir..

    • freezcha February 14, 2011 at 2:22 PM #

      Sama2..^^
      Snang bsa mbantu Anda..

  2. dhyna October 31, 2011 at 9:45 PM #

    thankz.. dah bantu jawab soalkuu…

  3. mustofa October 5, 2012 at 7:38 PM #

    TERIMAKASIH BANYAK

  4. Choi Ha Jin October 7, 2012 at 8:39 PM #

    tabel kebenarannya sama lambangnya gak ada ya sist???
    but,,
    thanks, tulisanmu membantu sekali ^^

  5. gian August 5, 2013 at 1:09 AM #

    bagus.. membantu sekali lo.. aku senang.. diiringi lagu juga.. sungguh keren..
    kalo berkenan add aku di facebook ya.. @ janhot alit siagian
    makasi Tuhan memberkati… amin

    • freezcha June 6, 2014 at 2:56 PM #

      sama2.. senang bisa membantu..
      kenapa g di add FB nya aku aja… kan dah alamatnya..? ^_^
      Tuhan berkati juga… amiin…

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: