Archive | April, 2010

Diagram Class

18 Apr

Class adalah sebuah spesifikasi yang jika diinstansiasi akan menghasilkan sebuah objek dan merupakan inti dari pengembangan dan desain berorientasi objek. Class menggambarkan keadaan (atribut/properti) suatu sistem, sekaligus menawarkan layanan untuk memanipulasi keadaan tersebut
(metoda/fungsi).

Diagram class akan memperlihatkan himpunan kelas-kelas, antarmuka-antarmuka, kolaborasi-kolaborasi dan relasi-relasi antar objek. Diagram ini dapat digunakan untuk mendeskripsikan tipe objek dalam sistem dan  keterhubungan  mereka  secara  luas.  Diagram  class  memiliki 3 area pokok , yaitu:

1. Class name (dan stereotype). Area ini berisikan nama yang akan diberikan untuk kelas tersebut.

2. Atribut. Area ini akan diisi oleh elemen-elemen dari kelas yang bersangkutan.

3. Metoda atau operasi. Pada area ini akan diisikan tindakan – tindakan yang akan dilakukan oleh atribut dari kelas tersebut.

Gbr1. Sebuah class dalam UML

Atribut dan metoda dari doagram class dapat memiliki salah satu sifat berikut :
Private, tidak dapat dipanggil dari luar class yang bersangkutan.
Protected, hanya dapat dipanggil oleh class yang bersangkutan dan anak-anak yang mewarisinya.
Public, dapat dipanggil oleh siapa saja.

Hubungan Antar Class
1. Asosiasi, yaitu hubungan statis antar class. Umumnya menggambarkan class yang memiliki atribut berupa class lain, atau class yang harus mengetahui eksistensi class lain. Panah navigability (pengatur alur arah) menunjukkan arah query antar class. Association akan terjadi antara dua kelas jika salah satu bagian dari kelas mengetahui yang lainnya dalam melakukan suatu kegiatan.
2. Agregasi, yaitu hubungan yang menyatakan bagian (“terdiri atas..”). Aggregation memiliki titik pusat yang mencakup keseluruhan bagian.
3. Pewarisan, yaitu hubungan hirarkis antar class. Class dapat diturunkan dari class lain dan mewarisi semua atribut dan metoda class asalnya dan menambahkan fungsionalitas baru, sehingga ia disebut anak dari class yang diwarisinya. Kebalikan dari pewarisan adalah generalisasi.
4. Hubungan dinamis, yaitu rangkaian pesan (message) yang di-passing dari satu class kepada class lain. Hubungan dinamis dapat digambarkan dengan menggunakan sequence diagram yang akan dijelaskan kemudian.

Contoh diagram class:

Gbr2.  Diagram class pada penjualan barang

Diagram Sequence

18 Apr

Diagram sequence merupakan salah satu yang menjelaskan bagaimana suatu operasi itu dilakukan; message (pesan) apa yang dikirim dan kapan pelaksanaannya. Diagram ini diatur berdasarkan waktu. Obyek-obyek yang berkaitan dengan proses berjalannya operasi diurutkan dari kiri ke kanan berdasarkan waktu terjadinya dalam pesan yang terurut.

Diagram  sequence menampilkan  interaksi  antar  objek  dalam  dua  dimensi. Dimensi   vertikal   adalah   poros   waktu,   dimana   waktu   berjalan ke  arah  bawah. Sedangkan dimensi horizontal merepresentasikan objek-objek individual. Tiap objek (termasuk actor) tersebut mempunyai waktu aktif yang direpresentasikan dengan kolom vertikal yang disebut  dengan  lifeline.  Pesan  (message)  direpresentasikan  sebagai  panah  dari  satu lifeline ke lifeline yang lain. Message digambarkan sebagai garis berpanah dari satu objek ke objek lainnya. Pada fase desain berikutnya, message akan dipetakan menjadi operasi/metoda dari class.

Diagram sequence ini biasa digunakan untuk menggambarkan skenario atau rangkaian langkah – langkah yang dilakukan sebagai respon dari sebuah event untuk menghasilkan ouput tertentu, dan perubahan apa saja yang terjadi secara internal dan ouput apa yang dihasilkan.

Berikut beberapa komponen yang terdapat di dalam diagram sequence, yaitu:

*  Object. Komponen yang digunakan sebagai objek – objek yang akan digunakan di dalam membuat diagram.

*  Stimulus. Komponen ini menandakan hubungan komunikasi antara dua buah objek. Komunikasi yang terjadi berupa pengiriman pesan (message).

*  SelfStimulus. Komponen ini memiliki fungsi yang sama dengan Stimulus, hanya saja pengiriman pesan dilakukan ke pada dirinya sendiri (objek itu sendiri), buka antar objek.

*  Frame.

*  Combined Fragment

*  Interaction Operand

* Actor. Perwakilan dari orang luar, proses atau hal yang berinteraksi dengan  sistem,  subsistem  ataupun  class.

Contoh Diagram Sequence:

Pada contoh diagram sequence di atas terdapat 1 administrator dan 3 objek, yaitu: Layar login, cek user, data user, menu utama. Pertama-tama administrator akan masuk ke layar login dengan menggunakan User ID dan Password(). Dari Layar login, admin akan melakukan cek user dengan memasukkan User ID dan Password(). Setelah melakukan cek user, admin akan memasukkan user ID dan password sekali lagi untuk melihat data user. User ID dan Password yang dimasukkan admin sebanyak 3 kali, digunakan untuk melakukan validasi. Validasi ini bertujuan untuk membuka menu utama().

Diagram Use Case

18 Apr

Diagram use case menggambarkan kelakuan sistem, subsistem atau suatu class sebagaimana   dengan   yang   terlihat   oleh   pengguna   dari   luar. Diagram use case juga menggambarkan fungsionalitas yang diharapkan dari sebuah sistem, yang ditekankan adalahb”apa” yang diperbuat oleh sistem, dan bukan “bagaimana”. Diagram ini akan memperihatkan hubungan interaksi antara himpunan use case dan aktor-aktor (suatu jenis khusus dari kelas). Diagram ini terutama sangat penting untuk mengorganisasi dan memodelkan perilaku dari suatu sistem yang dibutuhkan serta diharapkan pengguna.

Diagram use case terdiri dari beberapa  komponen, yaitu:

–  Actor

Actor adalah perwakilan dari orang luar, proses atau hal yang berinteraksi dengan  sistem,  subsistem  ataupun  class.  Tiap  actor  berpartisipasi  dengan satu   atau   lebih   use-case.   Actor   berpartisipasi dengan use-case  dengan pertukaran pesan. Actor dapat digambarkan seperti Gbr 1.

–  Use Case

Use-case merupakan  lingkupan  sistem  yang mengidentifikasikan hal-hal yang seharusnya dilakukan oleh sistem.  Use-case berguna untuk menggambarkan suatu kelakuan dari sistem tanpa mengungkapkan struktur internal dari sistem tersebut. Use case merupakan sebuah pekerjaan tertentu, misalnya login ke sistem, meng-create sebuah daftar belanja, dll.

–  Realationship

Relatioship berguna untuk menggambarkan hubungan antar aktor dan use- case dalam sistem. Di dalam diagram use case ada beberapa bentuk relationship, yaitu:

*   Association, berfungsi sebagai jalur komunikasi  antar  actor dengan use case yang saling berpartisipasi. Association dapat dinotasikan dengan gambar garis lurus, seperti berikut ini:

External, berfungsi untuk menambahkan kelakuan tambahan ke dalam use case dasar  yang tidak tahu menahu tentang hal tersebut. Relationship dapat digambarkan dengan notasi berikut:

Use case Generalization, menggambarkan hubungan antara use case umum dengan use case yang lebih spesifik yang mewarisi dan menambah fitur terhadapnya. Relationship jenis akan digambarkan dalam bentuk notasi seperti berikut ini:

Include. Ini merupakan penambahan  kelakuan tambahan ke dalam use case dasar yang secara eksplisit menjelaskan penambahannya.

<  extend   >

Gbr6.  Notasi extend

Diagram Use Case berguna dalam tiga hal :
• Menjelaskan fasilitas yang ada (requirements). Use Case baru selalu menghasilkan fasilitas baru ketika sistem di analisa, dan design menjadi lebih jelas.
• Komunikasi dengan klien. Penggunaan notasi dan simbol dalam diagram Use Case membuat pengembang lebih mudah berkomunikasi dengan klienkliennya.
• Membuat test dari kasus-kasus secara umum. Kumpulan dari kejadian-kejadian untuk Use Case bisa dilakukan test kasus layak untuk kejadian-kejadian tersebut.

Contoh Diagram Use Case:

Gbr7. Diagram Use Case pada penjualan DVD

Pada contoh diagram use case di atas, ada terdapat 3 aktor, yaitu: penjaga toko, petugas stok, dan petugas keuangan. Sedangkan, use case-nya ada terdapat 5 buah yaitu: entry permintaan, hitung stok barang, buat laporan, view permintaan, dan hitung penjualan.
Penjaga toko akan melihat dan mencatat berapa banyak permintaan VCD dan membuat laporannya. Petugas Stok akan menghitung jumlah stok barang VCD) yang masih ada dan membuat laporannya. Sedangkan petugas keuangan akan menghitung berapa hasil penjualan dari VCD dan membuat laporan hasil penjualan tersebut.

Pengenalan Bahasa 4GL

18 Apr

Generasi Bahasa Komputer :

1)  Bahasa Generasi Pertama adalah bahasa mesin. Beberepa ciri dari bahasa komputer ini adalah tidak ada terdapat interpreter / kompilator, programnya masih menggunakan notasi biner dan sangat sulit untuk mengecek kesalahan.

contoh : 011011  000000  000000  000001  110101 ( artinya: bersihkan akumulator masukan isi lokasi penyimpanan 117 ke dlmnya).

2) Bahasa Generasi Kedua (1950-an) merupakan bahasa assembly. Ciri-cirinya adalah pengalamatan pada bahasa ini dilakukan secara simbolis bukan dengan alamat fisik. Bahasa ini terdiri atas SAP, AUTOCODER, SPS, BAL dan EASYCODER.

Contoh:

CLA  SALARY   ==> (Salary menunjukkan lokasi memori tempat variabel salary disimpan).

3) Bahasa Generasi Ketiga (1960-an) sudah merupakan bahasa tingkat tinggi. Bahasa pada generasi ini sudah menggunakan kata-kata dalam bahasa Inggris,dan  menekankan pada formula dalam notasi matematika. Selain itu,  programnya dapat dikonversikan untuk dijalankan pada mesin-mesin yg berbeda. Bahasa generasi tiga terdiri atas: ALGOL, FORTRAN, COBOL, PL/I dan ADA.

Contoh : x = (a+b) / (c+d)

4)  Bahasa Generasi Keempat (1970-an) merupakan bahasa produktifitas tinggi . Bahasa generasi keempat sudah sangat lebih baik dari bahasa generasi sebelumnya. Bahasa pada generesai ini sudah mampu mempercepat proses pembuatan aplikasi (baris code lebih sedikit), mempermudah aplikasi dan mempercepat perubahan. Selain itu, bahasa ini juga sudah dapat meminimalkan problem debugging dan pemakainya dapat memecahkan problemnya secara indivudual. Bahasa generasi keempat terdiri dari Informix, Oracle.

5)  Bahasa Generasi Kelima (1980-an) merupakan bahasa terakhir , biasanya bergerak di bidang artificial inteligence. Bahasa generasi kelima sudah menngunakan sistem berbasis pengetgahuan. Mesinnya juga sudah dapat  menggambarkan kesimpulan berdasarkan kode pengetahuan yang kompleks. Bahasa di generasiini terdiri dari prolog, LISP.

.

Bahasa Generasi Keempat

Bahasa generasi keempat (4GL) disebut juga dengan ‘Bahasa produktifitas Tinggi’, ‘Bahasa non-prosedural’, ‘Pembuat aplikasi’. Bahasa  4GL ini berfungsi untuk menerima file yang berisi urutan-urutan statement program dan menghasilkan program yang dapat dijalankan. Ciri khas dari suatu bahasa 4GL adalah :

–     Tidak perlu training yang lama pada DP.

–     Bahasa untuk semua pemakai (profesional DP sampai pemakai akhir).

–     Bahasa query.

–     Pembuat aplikasi.

–     Mencakup bahasa prosedural maupun non-prosedural.

Bahasa Prosedural menentukan ‘Bagaimana’ sesuatu diselesaikan (programmer memberikan instruksi yang detail tentang bagaimana masing-masing tugas diselesaikan), contohnya adalah COBOL, PL/I. Bahasa Nonprosedural menentukan ‘Apakah’ yang akan diselesaikan. Pada Bahasa Non – prosedural pemakai mendapat hasil yang cepat tanpa mengatakan prosedur bagaimana hal itu dikerjakan. Contohnya adalah Informix, NOMAD.

Selain ciri-ciri di atas, bahasa pemrograman keempat memiliki beberapa kriteria pokok, yaitu:

–    apakah diperuntukkan untuk perhitungan yang rutin atau pembuatan keputusan   ad-hoc ?

–    apakah diperuntukkan bagi pemakai akhir atau DP profesional ?

–    apakah memerlukan ketrampilan programmer atau seorang analis yang meng-gunakannya ?

–    feature manakah yang disediakan ? (exp. simple query, pembuatan laporan)

–    apakah  on-line atau off-line ?

–    apakah dijalankan untuk mainframe, mini atau pc ?

–    apakah cukup mudah digunakan dan hasilnya cepat diperoleh ?

Agar suatu bahasa disebut dengan ‘Generasi Keempat’ harus mempunyai karakteristik atau properti khusus, yaitu :

1.   User-friendly.

2.   Programmer non-profesional dapat memperoleh hasil

3.   Menggunakan DBMS secara langsung.

4.   Program untuk semua aplikasi dapat dibuat dengan satu perintah instruksi yang lebih sedikit.

5.   Disusun untuk operasi on-line.

6.   Mempermudah pemahaman dan perawatan code orang lain.

7.   Prototype dapat dibuat dan dimodifikasi dengan cepat.

Pada pemrograman 4GL memiliki komponen non prosedural yang munkin disembunyikan pada fasilitas prosedural. Seperti tampak pada gambar berikut.

Gbr1. Komponen 4GL untuk membuat aplikasi rutin.

Keterangan  :

Appli. Parameter        : pemberian nama prosedur, katalog, versi dan penanggung jawab.

Data Spec                      : spesifikasi data dan file data yang digunakan.

Screen spec                   : penentuan bentuk tampilan.

Report Spec                   : penentuan spesifikasi laporan berdasarkan data yang diambil.

Dialogue spec               : memberikan struktur interaksi orang dan komputer.

Specification of Rules : aturan-aturan untuk penentuan keputusan. Biasanya dipisahkan dari badan aplikasi.

Hubungan Soft Skills Dengan Perilaku Korupsi

18 Apr

Soft skills

Apa itu soft skills?? Soft skills merupakan sebuah istilah dalam sosiologi tentang EQ (Emotional Quontient) seseorang, yang dapat dikategorikan ke dalam kehidupan sosial, komunikasi, bertutur bahasa, kebiasan, keramahan, optimasi. Setiap kategori ini akan dimiliki oleh setiap orang dengan kadar yang berbeda-beda. Hal ini sangat dipengaruhi dengan kebiasaan berfikir, berkata, bertindak, dan bersikap. Namun, semua kategori ini dapat berubah dalam diri setiap orang, jika orang tersebut mau merubahnya dengan cara berlatih membiasakan dirinya dengan hal-hal yang baru.

Dari hal-hal tersebut, soft skils dapat dikatakan sebagai suatu ketrampilan yang dimiliki oleh seseorang dalam berhubungan dengan orang lain (interpersonal skills) dan termasuk dengan dirinya sendiri ( intrapersonal skills) untuk mampu melakukan pengembangan kerja secara maksimal. Soft skills sendiri berbeda dengan hard skills yang lebih menekankan kepada IQ (Inteligence Quotient), seperti penguasaan ilmu pengetahuan, teknologi dan ketrampilan teknis yang berhubungan dengan bidang ilmunya.

Ada terdapat beberapa kemampuan yang termasuk ke dalam soft skills, yaitu kejujuran, tanggung jawab, berlaku adil, kemampuan bekerja sama, kemampuan beradaptasi, kemampuan berkomunikasi, toleran, hormat terhadap sesama, kemampuan mengambil keputusan, kemampuan memecahkan masalah, dsb. KEmampuan tersebut dapat digolongkan menjadi 2 kategori yaitu:

1) Intrapersonal skills adalah manajemen waktu, manajemen stress, manajemen perubahaan , berpikir kreatif, dll.

2) Interpersonal skills adalah kemampuan memotivasi, memimpin, komunikasi, persentasi, dll.

.

Korupsi

Istilah korupsi tidaklah lagi asing bagi kita dan sangat sering kita dengarkan. Korupsi merupakan suatu fenomena sosial yang sampai saat ini belum dapat dibasmi atau dihilangkan, bahkan dapat dikatakan semakin berkembang. Semakin peradaban manusia berkembang, maka korupsi akan ikut terus berkembang. Kata korupsi sendiri berasal dari bahasa latin, Corruptio-Corrumpere yang artinya busuk, rusak, menggoyahkan, memutarbalik atau menyogok.

Menurut korupsi Huntington (1968) adalah perilaku pejabat publik yang menyimpang dari norma-norma yang diterima oleh masyarakat, dan perilaku menyimpang ini ditujukan dalam rangka memenuhi kepentingan pribadi. Sedangkan Dr. Kartini Kartono mengatakan bahwa korupsi adalah tingkah laku individu yang menggunakan wewenang dan jabatan guna mengeduk keuntungan pribadi, merugikan kepentingan umum.
Maka dapat disimpulkan korupsi merupakan perbuatan curang yang merugikan Negara dan masyarakat luas dengan berbagai macam modus.

Banyak hal yang dapat menyebabkan seseorang untuk melakukan tindakan korupsi. Secara umum, dapat dirumuskan sebagai berikut (sesuai dengan tujuan korupsi untuk mendapatkan keuntungan pribadi / kelompok / keluarga/ golongannya sendiri), yaitu:

–  Adanya kelemahan kepemimipinan dalam posisi-posisi kunci yang mampu memberikan ilham dan mempengaruhi tingkah laku yan menjinakkan korupsi.

–  Kelemahan pengajaran agama dan etika.

–  Terdapat kolonialisme, suatu pemerintahan asing tidaklah menggugah kesetiaan dan kepatuhan yang diperlukan untuk membendung korupsi.

–  Kurangnya pendidikan dan adanya banyak kemiskinan.

–  Tidak terdapat tindakan hukum yang tegas.

–  Kelangkaan lingkungan yang subur untuk perilaku anti korupsi.

–  Perubahan radikal, suatu sistem nilai yang mengalami perubahan radikal, korupsi muncul sebagai penyakit transisional.

–  Struktur pemerintahan dan keadaan masyarakat yang semakin majemuk.

.

Hubungan Soft skills dan Korupsi

Dari penjelasan soft skills dan korupsi di atas dapat diketahui hubungan antara keduanya. Seseorang yang memiliki soft skills yang tinggi tidak akan melakukan perbuatan – perbuatan yang rendahan, seperti korupsi. Seorang yang memiliki soft skills pasti memiliki etika yang baik dan bertanggung jawab atas segala sesuatu yang dilakukannya. Atau dapat juga dikatakan seseorang yang memiliki soft skills yang baik akan dapat berfikir, berkata, bertindak, serta bersikap dengan baik.

Seseorang yang melakukan tindakan korupsi adalah seorang yang memiliki soft skills yang sangat rendah. Apalagi hal ini dilakukan oleh orang-orang yang berpendidikan, sepertinya sangat tidak pantas. Kalau seperti ini apa bedanya sarjana dengan seorang pengamen jalanan. Orang -orang seperti ini sepertinya tidak pantas untuk mendapatkan pekerjaan, karena mereka bukanlah manusia berakhlak baik.

.

Sumber:

http://sudaryanto.staff.gunadarma.ac.id/Downloads/files/16028/MateriKelasSoftSkill_ver090906_IWS.pdf

http://soloraya.net/2010/01/korupsi-dan-pengertiannya/

Seandainya Aku Teman Gayus…..

18 Apr

Siapa yang tidak mengenal Gayus Tambunan..?? Saat ini namanya begitu begitu populer dan menjadi bahan pembicaraan yang sangat hangat. Gayus Halomoan Tambunan merupakan seorang staff penelaah keberatan dan banding Direktorat Jenderal Pajak. Gayus merupakan lulusan dari Sekolah Tinggi Akutansi Negara (STAN) tahun 2000 silam. Namanya begitu mencuat setelah Susno Duadji (mantan Kabareskim KomJen) menyebutnyaikut terlibat di dalam praktik makelar kasus pajak di tubuh Polri.

Berdasar penelusuran Metro TV, dana Rp24,6 miliar sisa di rekening Gayus (setelah sebanyak Rp395 jutanya disita kepolisian) diketahui telah mengalir ke lima pihak, diantaranya ke rekening Gayus di Bank Mandiri senilai Rp10 miliar pada 3 Desember 2009, dan ke sebuah rekening SA di Bank Mega sejumlah Rp12,14 miliar juga pada bulan Desember 2009.

Melihat uang 25 miliar itu, semua orang pasti akan tergiur. Jika ditanya ‘Seandainya kamu menjadi teman Gayus??’ Mungkin kebayakan orang akan mengambil sedikit keuntungan darinya. Di zaman sekarang ini, manusia sudah menganggap bahwa uang adalah segala-galanya. Akibatnya banyak manusia yang tergila-gila akan uang dan kekeuasaan.

Uang dapat membuat manusia lupa akan diri sendiri, dan bahkan lupa akan Sang Penciptanya. Tidak hanya Gayus saja yang menjadi korban dari ‘uang’, masih banyak Gayus – Gayus yang lainnya. Mereka hanya mementingkan diri sendiri dan tidak memperdulikan kehidupan orang lain. Jika saya menjadi teman Gayus, saya pasti mengingatkan tentang  ‘hukum Tuhan’, hukum tidak akan dimanipulasikan.

Uang yang kita peroleh dengan jalan tidak benar (mis:korupsi) hanya dapat membuat kebahagiaan yang sementara saja. Bukan tidak mungkin kita dapat kehilangan harta dua kali lipat atau bahkan lebih dari apa yang sudah kita dapat. Karena hidup itu seperti roda yang berputar. Tidak akan ada seorang pun yang akan berada di atas, ada saatnya juga kita akan berada di bawah. Jangan sampai hari ini kita merasa terlalu bangga akan apa yang sudah kita dapat, namun keesokannya kita akan merasa malu dan diacuhkan. Dan biasanya kebaikan yang sudah pernah kita perbuat, akan tertutupi dengan perbuatan kotor yang kita lakukan.

Untuk menghindarkan hal-hal tersebut, kita harus rajin beribadah dan ada dukungan dari keluarga. Peran keluarga sangat penting karena keluarga adalah teman yang paling dekat bagi setiap orang. Seorang teman yang baik pasti akan memberikan nasihat ketika temannya melakukan perbuatan yang tidak benar. Seandainya keluarga Gayus mengingatkannya supaya tidak melakukan hal tesebut (korupsi), mungkin hal ini tidak akan menjadi seperti sekarang ini. Tapi pihak keluarga Gayus sepertinya tidak mempermasalahkan asal-usul dari uang yang mereka didapatkan oleh Gayus. Mereka bahkan menikmati uang tersebut dengan senang hati.

Selain dukungakn keluarga, ada hal lain yang lebih penting yaitu mempererat hubungan dengan Tuhan. Setiap orang yang takut akan Tuhan tidak akan berani melakukan hal-hal yang melanggar perintah-Nya. Hukum di dunia ini mungkin masih bisa dimanipulasi dan dihindari. Namun, manusia jangan lupa akan Hukum Tuhan yang merupakan hukum terutama dan utama.

Dari kasus Gayus ini, semoga setiap orang dapat belajar. Belajar untuk tidak serakah dan mempedulikan sesama, karena manusia adalah mahluk sosial dan mahluk Tuhan. Semoga kasus-kasus korupsi lainnya juga dapat dibongkar, sehingga kepercayaan masyarakat terhadap pemerintah tetap terjaga.

Proposisi

17 Apr

Proposisi ialah kalimat logika yang merupakan pernyataan tentang hubungan antara dua atau beberapa hal yang dapat dinilai benar atau salah. Dengan kata lain, Proporsisi sebagai pernyataan yang didalamnya manusia mengakui atau mengingkari sesuatu tentang sesuatu yang lain.

.

Unsur – Unsur  Proposisi

Setiap proposisi akan mengandung undur-unsur berikut ini, yaitu:

(a) Term subyek     :  hal yang tentangnya pengakuan atau pengingkaran ditujukan. Term subyek dalam sebuah proposisi disebut subyek logis. Ada perbedaan antara subyek logis dengan subyek dalam sebuah kalimat. Tentang subyek logis harus ada penegasan/pengingkaran sesuatu tentangnya.

(b) Term predikat   :  isi pengakuan atau pengingkaran itu sendiri (apa yang diakui atau diingkari). Term predikat dalam sebuah proposisi adalah predikat logis yaitu apa yang ditegaskan/diingkari tentang subyek.

( c ) Kopula             :  penghubung antara term subyek dan term predikat dan sekaligus memberi bentuk (pengakuan atau pengingkaran) pada hubungan yang terjadi. Jadi fungsi kopula ada tiga:

– Untuk menghubungkan subyek dan predikat

– Untuk menyatakan subyek itu sungguh-sungguh berada/exist

– Untuk menyatakan cara mana subyek berada.

.

Jenis-Jenis Proposisi

Proposisi dapat dibagi ke dalam 4 aspek, yaitu:

1. Berdasarkan bentuk

2. Berdasarkan sifat

3. Berdasarkan kualitas

4. Berdasarkan kuantitas

Gbr1.  Skema Jenis-Jenis Proposisi

Berdasarkan bentuknya, proposis dapat dibagi atas 2 jenis, yaitu:

a) Proposisi tunggal adalah proposisi yang terdiri dari satu subjek dan satu predikat.

Contoh:

–  Semua mahluk hidup pasti bernapas.

–  Semua orang terlihat bahagia hari ini.

b) Proposisi majemuk atau jamak adalah proposisi yang terdiri dari d=satu subjek dan lebih dari satu predikat.

Contoh:

–  Setiap barang harus disusun dan ditata dengan rapi.

–  Pakaian ini dicuci dan dijemurkan oleh kakak.

Berdasarkan sifat, proporsis dapat dibagi ke dalam 2 jenis, yaitu:

a) Proposisi kategorial adalah proposisi yang hubungan antara subjek dan predikatnya tidak membutuhkan / memerlukan syarat apapun.

Contoh:

–  Setiap mahasiswa memiliki KTM sebagai identitasnya.

–  Semua wajib pajak wajib membayar pajak.

b) Proposisi kondisional adalah proposisi yang membutuhkan syarat tertentu di dalam hubungan subjek dan predikatnya. Proposisi dapat dibedakan ke dalam 2 jenis, yaitu: proposisi kondisional hipotesis dan disjungtif.

Contoh proposisi kondisional hipotesis:

–  Jika hari ini tidak hujan, dia pasti akan menepati janjinya.

–  Jika waktu dapat terulang kembali, aku pasti lebih berusaha lagi.

Contoh proposisi kondisional disjungtif (mempunyai 2 pilihan alternatif):

–  Dia tidak jadi datang karena sibuk atau malas.

–  David Beckham adalah seorang pemain bola atau model.

Berdasarkan kualitasnya, proposisi juga dapat dibedakan menjadi 2 jenis, yaitu:

a)  Proposisi positif merupakan proposisi yang memiliki persesuaian antara subjek dan predikatnya.

Contoh:

–  Semua manusia adalah mahluk hidup.

–  Harimau adalah hewan buas.

–  Semua insinyur adalah orang pintar.

b) Proposisi negatif merupakan kebalikan dari proposisi positif, dimana tidak ada terdapat kesesuaian antara subjek dan predikatnya.

Contoh:

–  Tidak ada seorang lelaki pun yang mengenakan jilbab.

–  Semua aves bukanlah omnivora.

–  Tidak ada tumbuhan yang dapat berjalan.

Aspek terakhir adalah berdasarkan kuantitas. Berdasarkan aspek ini, proposisi dapat dibedakan ke dalam 2 jenis, yaitu:

a) Proposisi umum atau universal adalah proposisi yang pada umumnya diawali dengan kata semua atau seluruh.

Contoh:

–  Semua warga negara Indonesia wajib memiliki KTP sebagai identitasnya.

–  Semua mahasiswa harus mengerjakan tugas yang diberikan dosen.

b) Proposisi khusus atau spesifik adalah proposisi yang pada uumnya diawali dengan kata sebagian dan beberapa.

Contoh:

–  Sebagian kendaraan bermotor diparkir di halaman belakang.

–  Sebagian mahasiswa pulang ke kampung halaman untuk menghabiskan liburannya.

–  Beberapa pelajar pergi ke sekolah dengan berjalan kaki.

Sumber:  http://kuliahfilsafat.wordpress.com/2009/11/22/putusan-dan-proposisi/

Automata

5 Apr

Automata
Automata adalah mesin abstrak yang dapat mengenali (recognize), menerima (accept), atau membangkitkan (generate) sebuah kalimat dalam bahasa tertentu.
Beberapa Pengertian Dasar :

• Simbol adalah sebuah entitas abstrak (seperti halnya pengertian titik dalam geometri). Sebuah huruf atau sebuah angka adalah contoh simbol.

• String adalah deretan terbatas (finite) simbol-simbol. Sebagai contoh, jika a, b, dan c adalah tiga buah simbol maka abcb adalah sebuah string yang dibangun dari ketiga simbol tersebut.

• Jika w adalah sebuah string maka panjang string dinyatakan sebagai |w| dan didefinisikan sebagai cacahan (banyaknya) simbol yang menyusun string tersebut. Sebagai contoh, jika w = abcb maka |w|= 4.

• String hampa adalah sebuah string dengan nol buah simbol. String hampa dinyatakan dengan simbol ε (atau ^) sehingga |ε|= 0. String hampa dapat dipandang sebagai simbol hampa karena keduanya tersusun dari nol buah simbol.

• Alfabet adalah hinpunan hingga (finite set) simbol-simbol.

Grammar dan Klasifikasi Chomsky

Grammar G didefinisikan sebagai pasangan 4 tuple : VT, VN, S, Q dan dituliskan sebagai G(VT ,VN ,S , Q), dimana:

VT             : himpunan simbol-simbol terminal (atau himpunan token -token, atau alfabet).
VN            : himpunan simbol-simbol non terminal.
S ∈ VN    : simbol awal (atau simbol start).
Q               : himpunan produksi.

Berdasarkan komposisi bentuk ruas kiri dan ruas kanan produksinya (α → β), Noam Chomsky mengklasifikasikan 4 tipe grammar :

1. Grammar tipe ke-0 : Unrestricted Grammar (UG)
.    Ciri : α, β ∈ (VT | VN) *, α> 0
2. Grammar tipe ke-1 : Context Sensitive Grammar (CSG)
.    Ciri : α, β ∈ (VT | VN) *, 0 < α ≤ β
3. Grammar tipe ke-2 : Context Free Grammar (CFG)
.    Ciri : α ∈ VN, β ∈ (VT | VN) *

4. Grammar tipe ke-3 : Regular Grammar (RG)
.    Ciri : α ∈ VN, β ∈ { VT , VT VN} atau α ∈ VN, β ∈ { VT , VN VT}

.

Automata Hingga (AH)

AH didefinisikan sebagai pasangan 5 tupel : (Q, V T , σ, q0, F):

• Q     : himpunan hingga stata
• VT  : himpunan hingga simbol input (alfabet)
• σ     : fungsi transisi, menggambarkan transisi stata AH akibat pembacaan simbol input.

Fungsi transisi ini biasanya diberikan dalam bentuk tabel.

• q0 ∈ Q   : stata awal
• F ⊂ Q     : himpunan stata penerima

Ada dua jenis automata hingga : deterministik (AHD, DFA = deterministic finite automata) dan non deterministik (AHN, NFA = non deterministik finite automata).

– AHD : transisi stata AH akibat pembacaan sebuah simbol bersifat tertentu.
.                 σ (AHD) : Q × V T → Q
– AHN : transisi stata AH akibat pembacaan sebuah simbol bersifat tak tentu.
.                  σ (AHN) : Q × V T → 2Q

Automata Hingga Deterministik (AHD)

Berikut ini sebuah contoh AHD F(Q, V T , σ, q0, Z), dimana :

Q = {q0, q1, q2}                                                                    σ   diberikan dalam tabel berikut :

Gambar1.  Tabel AHD

Ilustrasi graf untuk AHD F adalah sebagai berikut :

Lambang stata awal adalah node dengan anak panah.
Lambang stata awal adalah node ganda.


Gambar 2.   Grafik AHD

Contoh kalimat yang diterima AHD                : a, b, aa, ab, ba, aba, bab, abab, baba
Contoh kalimat yang tidak diterima AHD     : bb, abb, abba

AHD ini menerima semua kalimat yang tersusun dari simbol a dan b yang tidak mengandung substring bb. sebuah kalimat diterima oleh AHD jika tracingnya berakhir di salah satu stata penerima.

.

Automata Hingga Nondeterministik (AHN)

Berikut ini sebuah contoh AHN F(Q, V T , σ, q0, Z), dimana :
Q = {q 0 , q1, q 2 ,q 3 , q 4 }                                                σ diberikan dalam tabel berikut :

Gambar3.   Tabel AHN

Ilustrasi graf untuk AHN F adalah sebagai berikut :

Gambar4.  Grafik AHN

Contoh kalimat yang diterima AHN di atas              : aa, bb, cc, aaa, abb, bcc, cbb
Contoh kalimat yang tidak diterima AHN di atas   : a, b, c, ab, ba, ac, bc

Fungsi transisi σ sebuah AHN dapat diperluas sebagai berikut :

1. σ (q, ε) = {q} untuk setiap q ∈ Q
2. σ (q, t T) = ∪ σ (p i , T) dimana t ∈ V T , T adalah V T *, dan σ (q, t) = {p i }
3. σ ({q1, q2, …, qn}, x) = ∪ σ (q i ,x), untuk x ∈ V T *

Sebuah kalimat di terima AHN jika salah satu tracing-nya berakhir di stata penerima, atau himpunan stata setelah membaca string tersebut mengandung stata penerima.

.

Ekuivalensi AHN, AHD, dan GR

AHD bisa dibentuk dari AHN.

GR bisa dibentuk dari AHD. AHN
AHN bisa dibentuk dari GR. AHD GR

Pembentukan AHD dari AHN:

Diberikan sebuah AHN F = (Q, V T , σ, q0, Z). Akan dibentuk sebuah AHD F’ = (Q’, VT ’, σ’, q0’, Z’) dari AHN F tersebut. Algoritma pembentukannya adalah sbb. :

1. Tetapkan : q0’ = q0 dan V T ’ = V T
2. Copykan tabel AHN F sebagai tabel AHD F’. Mula-mula Q’ = Q dan σ’ = σ
3. Setiap stata q yang merupakan nilai (atau peta) dari fungsi σ dan q ∉ Q, ditetapkan sebagai elemen baru dari Q’. Tempatkan q tersebut pada kolom Stata σ’, lakukan pemetaan berdasarkan fungsi σ.
4. Ulangi langkah (3) sampai tidak diperoleh stata baru.
5. Elemen Z’ adalah semua stata yang mengandung stata elemen Z.

Berikut ini diberikan sebuah contoh AHN F = (Q, V T , σ, q0, Z) dengan :
Q = {A, B, C}, V T = {a, b}, q0 = A, Z = {C}, dan σ didefinisikan sebagai berikut:


Gambar5.   Tabel AHN yang akan dikonversikan menjadi AHD

Tentukan AHD hasil transformasinya.
Jawab :
Berdasarkan algoritma di atas, maka :
1. q0’ = q0 = A, V T ’ = V T = {a, b}.
2. Hasil copy tabel AHN F menghasilkan tabel AHD F’ berikut :

Gambar6.   Tabel AHD F’

3. Pada tabel AHD F’ di atas terdapat stata baru yaitu [A,B]. Pemetaan [A,B] adalah :

σ ([A,B],a) = σ (A,a) ∪ σ (B,a) = [A,B] ∪ A = [A,B], dan σ ([A,B],b) = σ (A,b) ∪ σ (B,b) = C ∪ B = [B,C], sehingga diperoleh tabel berikut :


Gambar7.   Tabel AHD F’ yang sudah mempunyai satu stata baru

4. Langkah (3) di atas menghasilkan stata baru yaitu [B,C]. Setelah pemetaan terhadap [B,C] diperoleh tabel berikut :


Gambar8.   Tabel AHD F’ yang sudah jadi

5. Setelah langkah (4) di atas tidak terdapat lagi stata baru.
Dengan demikian AHD F’ yang dihasilkan adalah : AHD F’ = (Q’, V T ’, σ’, q0’,= Z’), dimana : Q’ = {A, B, C, [A,B], [B,C]}, V T ’ = {a, b}, q0’ = A, Z’ = {C, [B,C]}. Fungsi transisi σ’ serta graf dari AHD F’ adalah sebagai berikut :

Gambar9.  Tabel AHD F’ yang akan dijadikan graf dan
Grafik AHN Menjadi AHD

Pengenalan UML

5 Apr

Sejarah Singkat UML

UML (Unified Modeling Language) adalah sebuah bahasa yang berdasarkan grafik/gambar untuk memvisualisasi, menspesifikasikan, membangun, dan pendokumentasian dari sebuah sistem pengembangan software berbasis OO (Object-Oriented). UML sendiri juga memberikan standar penulisan sebuah sistem blue print, yang meliputi konsep bisnis proses, penulisan kelas-kelas dalam bahasa program yang spesifik, skema database, dan komponen- komponen yang diperlukan dalam sistem software (http://www.omg.org).

Pendekatan analisa & rancangan dengan menggunakan model OO mulai diperkenalkan sekitar pertengahan 1970 hingga akhir 1980 dikarenakan pada saat itu aplikasi software sudah meningkat dan mulai komplek. Jumlah yang menggunakaan metoda OO mulai diuji cobakandan diaplikasikan antara 1989 hingga 1994, seperti halnya oleh Grady Booch dari Rational Software Co., dikenal dengan OOSE (Object-Oriented Software Engineering), serta James Rumbaugh dari General Electric, dikenal dengan OMT (Object Modelling Technique).

Kelemahan saat itu disadari oleh Booch maupun Rumbaugh adalah tidak adanya standar penggunaan model yang berbasis OO, ketika mereka bertemu ditemani rekan lainnya Ivar Jacobson dari Objectory mulai mendiskusikan untuk mengadopsi masing-masing pendekatan metoda OO untuk membuat suatu model bahasa yang uniform / seragam yang disebut UML (Unified Modeling Language) dan dapat digunakan oleh seluruh dunia.

Secara resmi bahasa UML dimulai pada bulan oktober 1994, ketika Rumbaugh bergabung Booch untuk membuat sebuah project pendekatan metoda yang uniform/seragam dari masing-masing metoda mereka. Saat itu baru dikembangkan draft metoda UML version 0.8 dan diselesaikan serta di release pada bulan oktober 1995. Bersamaan dengan saat itu, Jacobson bergabung dan UML tersebut diperkaya ruang lingkupnya dengan metoda OOSE sehingga muncul release version 0.9 pada bulan Juni 1996. Hingga saat ini sejak Juni 1998 UML version 1.3 telah diperkaya dan direspons oleh OMG (Object Management Group),

Anderson Consulting, Ericsson, Platinum Technology, ObjectTime Limited, dll serta di pelihara oleh OMG yang dipimpin oleh Cris Kobryn. UML adalah standar dunia yang dibuat oleh Object Management Group (OMG), sebuah badan yang bertugas mengeluarkan standar-standar teknologi objectoriented dan software component.

Pengenalan UML

UML sebagai sebuah bahasa yang memberikan vocabulary dan tatanan penulisan kata-kata dalam ‘MS Word’ untuk kegunaan komunikasi. Sebuah bahasa model adalah sebuah bahasa yang mempunyai vocabulary dan konsep tatanan / aturan penulisan serta secara fisik mempresentasikan dari sebuah sistem. Seperti halnya UML adalah sebuah bahasa standard untuk pengembangan sebuah software yang dapat menyampaikan bagaimana membuat dan membentuk model-model, tetapi tidak menyampaikan apa dan kapan model yang seharusnya dibuat yang merupakan salah satu proses implementasi pengembangan software.

UML tidak hanya merupakan sebuah bahasa pemograman visual saja, namun juga dapat secara langsung dihubungkan ke berbagai bahasa pemograman, seperti JAVA, C++, Visual Basic, atau bahkan dihubungkan secara langsung ke dalam sebuah object-oriented database. Begitu juga mengenai pendokumentasian dapat dilakukan seperti; requirements, arsitektur, design, source code, project plan, tests, dan prototypes.

Untuk dapat memahami UML membutuhkan bentuk konsep dari sebuah bahasa model, dan mempelajari 3 (tiga) elemen utama dari UML seperti building block, aturan-aturan yang menyatakan bagaimana building block diletakkan secara bersamaan, dan beberapa mekanisme umum (common).

Building blocks
Tiga macam yang terdapat dalam building block adalah :

♣   Benda/Things adalah hal yang sangat mendasar dalam model UML, juga merupakan bagian paling statik dari sebuah model, serta menjelaskan elemenelemen lainnya dari sebuah konsep dan atau fisik. Bentuk dari beberapa Benda / Things benda / thing adalah sebagai berikut :

→  Classes, yang diuraikan sebagai sekelompok dari object yang mempunyai atribute, operasi, hubungan yang semantik. Sebuah kelas mengimplementasikan 1 atau lebih interfaces. Sebuah kelas dapat digambarkan sebagai sebuah persegi panjang, yang mempunyai sebuah nama, atribute, dan metoda pengoperasiannya.• Interfaces, merupakan sebuah antar-muka yang menghubungkan dan melayani antar kelas dan atau elemen. Interface / antar-muka mendefinisikan sebuah set / kelompok dari spesifikasi pengoperasian, umumnya digambarkan dengan sebuah lingkaran yang disertai dengan namanya. Sebuah antar-muka berdiri sendiri dan umumnya merupakan pelengkap dari kelas atau komponen.

Gambar1.   Sebuah Class dari Model UML

→  Collaboration, yang didefinisikan dengan interaksi dan sebuah kumpulan / kelompok dari kelas-kelas / elemen-elemen yang bekerja secara bersama-sama. Collaborations mempunyai struktur dan dimensi. Pemberian sebuah kelas memungkinkan berpartisipasi didalam beberapa collaborations dan digambarkan dengan sebuah ‘elips’ dengan garis terpotong-potong.

Gambar2.   Collaboration

→  Use cases, adalah rangkaian/uraian sekelompok yang saling terkait dan membentuk sistem secara teratur yang dilakukan atau diawasi oleh sebuah aktor. ‘use case’ digunakan untuk membentuk tingkah-laku benda / things dalam sebuah model serta di realisasikan oleh sebuah collaboration. Umumnya ‘use case’ digambarkan dengan sebuah ‘elips’ dengan garis yang solid, biasanya mengandung nama.

Gambar3.   Use Case

→  Nodes, merupakan fisik dari elemen-elemen yang ada pada saat dijalankannya sebuah sistem, contohnya adalaha sebuah komputer, umumnya mempunyai sedikitnya memory dan processor. Sekelompok komponen mungkin terletak pada sebuah node dan juga mungkin akan berpindah dari node satu ke node lainnya. Umumnya node ini digambarkan seperti kubus serta hanya mengandung namanya.

Gambar4.   Nodes

♣   Hubungan/Relationships
Ada 4 macam hubungan didalam penggunaan UML, yaitu;

→   Dependency, adalah hubungan semantik antara dua benda/things yang mana sebuah benda berubah mengakibatkan benda satunya akan berubah pula. Umumnya sebuah dependency digambarkan sebuah panah dengan garis terputusputus.

Gambar5.   Depedency

→   Association, hubungan antar benda struktural yang terhubung diantara obyek. Kesatuan obyek yang terhubung merupakan hubungan khusus, yang menggambarkan sebuah hubungan struktural diantara seluruh atau sebagian. Umumnya assosiation digambarkan dengan sebuah garis yang dilengkapi dengan sebuah label, nama, dan status hubungannya.

Gambar6.  Association

→   Generalizations, adalah menggambarkan hubungan khusus dalam obyek anak/child yang menggantikan obyek parent / induk. Dalam hal ini, obyek anak memberikan pengaruhnya dalam hal struktur dan tingkah lakunya kepada obyek induk. Digambarkan dengan garis panah.

Gambar7.   Generalizations

→   Realizations, merupakan hubungan semantik antara pengelompokkan yang menjamin adanya ikatan diantaranya. Hubungan ini dapat diwujudkan diantara interface dan kelas atau elements, serta antara use cases dan collaborations. Model dari sebuah hubungan realization.

Gambar8.   Realizations

♣   Bagan/Diagrams

Bagan/diagram adalah sebagai kumpulan / group dari benda-benda/things. UML sendiri terdiri atas pengelompokkan diagram-diagram sistem menurut aspek atau sudut pandang tertentu. Diagram adalah yang menggambarkan permasalahan maupun solusi dari permasalahan suatu model. UML mempunyai 9 diagram, yaitu;

Diagram Use Case
Diagram Class
• Diagram Package
Diagram Sequence
• Diagram Collaboration
• Diagram StateChart
• Diagram Activity
• Diagram Deployment

Semakin kompleks bentukan sistem yang akan dibuat, maka semakin sulit komunikasi antara orang-orang yang saling terkait dalam pembuatan dan pengembangan software yang akan dibuat. Pada masa lalu, UML mempunyai peranan sebagai software blueprint (gambaran) language untuk analisis sistem, designer, dan programmer. Sedangkan pada saat ini, merupakan bagian dari software trade (bisnis software). UML memberikan jalur komunikasi dari sistem analis kemudian designer, lalu programmer mengenai rancangan software yang akan dikerjakan.

Salah satu pemecahan masalah Object Oriented adalah dengan menggunakan UML. Oleh karena itu orang-orang yang berminat dalam mempelajari UML harus mengetahui dasar-dasar mengenai Object Oriented Solving (pemecahan masalah OO). Tahap pertama, pembentukan model.

Model adalah gambaran abstrak dari suatu dasar masalah. Dan dunia nyata atau tempat dimana masalah itu timbul bisa disebut dengan domain. Model mengandung obyek-obyek yang beraktifitas dengan saling mengirimkan messages (pesan-pesan). Obyek mempunyai sesuatu yang diketahui (atribut /attributes) dan sesuatu yang dil akukan (behaviors atau operations). Attributes hanya berlaku dalam ruang lingkup obyek itu sendiri (state). Lalu “blue print” dari suatu obyek adalah Classes (kelas). Obyek merupakan bagian-bagian dari kelas.