Teknik Wawancara

19 Mar

Salah satu teknik pengumpulan data / fakta adalah wawancara (interview). Teknik ini banyak dilakukan dalam pengembanagan sistem informasi.  Wawancara memungkinkan analisis sistem sebagai pewawancara untuk mengumpulkan data secara tatap muka langsung dengan cara diwawancarai.

Teknik pengumpulan data dengan wawancara memiliki beberapa kebaikan dibandingkan dengan teknik pengumpulan data yang lain, seperti:

1. Wawancara memberikan kesempatan kepada pewawancara untuk memotivasi orang yang diwawancarai untuk menjawab dengan bebas dan terbuka terhadap pertanyaan-pertanyaan yang diajukan.

2. Memungkin pewawancara untuk mengembangkan peertanyaan-pertanyaan sesuai dengan situasi yang berkembang.

3. Pewawancara dapat menilai kebenaran jawaban yang b=diberikan dari gerak-gerik dan raut wajah orang yang diwawancarai.

4. Pewawancara dapat menanyakan kegiatan-kegiatan khusus yang tidak selalu terjadi.

Selain kebaikan – kebaikan tersebut, teknik wawancara juga memiliki kejelekan atau keburukan, diantaranya adalah:

1. Proses wawancara membutuhkan waktu yang lama, sehingga secara relatip mahal dibandingkan dengan teknik yang lainnya.

2. Keberhasilan hasil wawancara sangat tergantung dari kepamdaian pewawancara untuk melakukan hubungan antar manusia.

3.  Wawancara tidak selalu tepat untuk kondisi-kondisi tempat tertentu, misalnya untuk daerah yang ramai.

4.  Wawancara juga sangat mengganggu kerja dari orang yang diwawancarai jika waktu yang dimilikinya terbatas.

Berikut ini adalah petunjuk untuk membuat pertanyaan –  pertanyaan untuk wawancara:

→  Menggunakan bahasa yang baik, sopan dan jelas.

→  Jangan memasukkan pendapat pribadi Anda sebagai bagian dari pertanyaan.

→  Menghindari pertanyaan yang panjang dan berbelit-belit.

→  Menghindari pertanyaan – pertanyaan yang menakutkan atau membuat khawatir orang yang akan diwawancarai.

→  Menghindari pertanyaan – pertanyaan yang mengkritik.

→ Jangan menggunakan kata “anda”,”kamu”,”saudara” bila maksudnya adalah suatu grup dari orang-orang (misal: departemen), tetapi sebutkanlah grupnya. Hal ini dikarenakan, jika menggunakan kata – kata tersebut, maka jawaaban yang akan diberikan adalah pendapat pribadi orang tersebut.

Setelah membuat pertanyaan, maka langkah berikutnya adalah mempersiapkan hal-hal yang berhubungan dengan wawancara. Hal ini dilakukan oleh analis sistem sebelum wawancara tersebut dimulai. Semuanya harus dapat dilakukan dengan baik, karena kesuksesan suatu wawancara sangat bergantung kepada proses persiapannya. Untuk memperlancancar jalannya wawancara, maka berikut ini ada sedikit petunjuk yang perlu diperhatikan, yaitu:

→ Mengatur pertemuan dengan orang yang akan diwawancarai terlebih dahulu.

→ Mengutarakan maksud dari wawancara.

→ Mengatur waktu wawancara yang paling tepat agar tidak mengganggu kerja dari orang yang diwawancarai.

→ Membuat jadwal wawancara terlebih dahulu, jika wawancara akan dilakuakn beberapa kali atau oleh pewawancara yang berbeda dan orang yang diwawancarai berbeda juga.

→ Membuat suatu panduan wawancara agar pengadaan wawancara dapat berjalan lancar. Panduan wawancara ini berisi daftar pengecekan dari pertanyaan – pertanyaan yang akan diajukan oleh pewawancara serta penjadwalan waktunya.

Pada saat wawancara berlangsung, hal-hal yang juga harus diperhatikan adalah:

♥ Memperkenalkan diri terlebih dahulu.

♥ Menjelaskan apa tujuan dari wawancara ini dan hubungannya dengan proyek sistem informasi yang sedang dikembangkan.

♥ Menjelaskan peranan – peranan yang akan diberikan oelh orang yang diwawancarai dari hasil wawancara ini.

♥ Pewawancara harus menghilangkan kesan menginterogasi.

♥ Selama wawancara, pewawancara harus mendengarkan dengan teliti dan jangan terlalu banyak berbicara dibandingkan mendengar orang yang diwawancarai.

♥ Menjaga suasana wawancara tetap santai, tetapi terarah dan menyenangkan.

♥ Jangan memotong omongan yang diwawancarai sebelum orang tersebut selesai berbicara.

♥ Meminta pendapat atau ide tambahan yang mungkin belum diungkapakan.

♥ Jangan membuat asumsi jawaban yang tidak berdasar.

♥ Jangan mempergunakan istilah – istilah yag sulit dimengerti.

♥  Membacakan rangkuman hasil wawancara pada akhir wawancara dan meminta kepada orang diwawancarai untuk membetulkan jika ada terjadi kesalahan.

♥  Mengucapkan terima kasih jika wawancara telah selesai dilaksanakan serta jangan lupa untuk meminta kesediaan kembali untuk dihubungi atau untuk diadakan wawancara lagi bilamana diperlukan.

Sumber:  Jogiyanto.HM, “Analisis & Disain Sistem Informasi Pendekatan Terstruktur Teori dan Praktek Aplikasi Bisnis”, 1995, Yogyakarta: Andi.

2 Responses to “Teknik Wawancara”

  1. cahyo April 6, 2011 at 9:35 PM #

    thanks bgt infonya gan…🙂
    gw lg ad tgs wawancara nih…

    • freezcha April 7, 2011 at 1:22 AM #

      yup..sma2..^^

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: