PI-ku

28 Feb

Seiring dengan berjalannya waktu, semester ini datang juga. Semester 6, semester yang sangat identik dengan penyususnan PI (Penelitian Ilmiah). Semester ini akan terasa begitu sangat panjang dan memiliki hawa yang berbeda dari semester – semsester sebelumnya. Bagaimana tidak, semua mahasiswa yang menginjakkan kakinya pada semester ini harus bisa menyelesaikan PI-nya. Jika PI tidak dapat dikerjakan, maka sudah pasti tidak akan bisa lulus.

Pada saat ini, setiap mahasiswa sangat membutuhkan sesuatu yang dinamakan ide dan inspirasi, begitu juga terjadi padaku. Tidaklah mudah memutuskan judul atau tema apa yang akan diambil untuk menyusun PI. Jika kita tidak benar-benar memikirkan apa yang akan kita tulis, kita pasti akan menghadapi banyak kendala nantinya. Judul atau tema yang kita pilih haruslah sesuai dengan kemampuan kita, dan kita juga memiliki ketertarikan tentang apa yang akan kita tulis. Hal ini sangat memberikan pengaruh besar dalam penyusunan PI.

Ide, kenapa harus menghilang di saat-saat seperti ini. Tak ada ide, maka Pi juga tidak dapat dibuat. Sangat sulit memang untuk menentukan ide yang tepat. Bahkan, jika sudah ditemukan belum tentu akan disetujui oleh dosen pembimbing. Waktu terus berputar, tapi ‘ide’ seakan-akan lari semakin menjauh. DI saat teman-teman yang lain sudah menentukan judul atau tema PI mereka, aku semakin terpuruk dalam kebingungan. Aku hanya mampu berpasrah pada Tuhan saja.

Dan aku beruntung mempunyai orangtua yang selalu mendukung aku, dan mengingatkan aku untuk terus berdoa, agar Tuhan memberikan jalan keluarnya. Malam itu, ketika aku sedang membaca contoh-contoh PI kakak kelas, aku teringat akan kedua orangtua. Ternyata selama ini, aku terlalu memikirkan hal yang terlampau jauh dari pandangan mataku. Akhirnya, aku memutuskan untuk membuat suatu aplikasi yang berhubungan dengan ‘Jeruk’, walaupun aku belum mengetahui program apa yang nanti akan aku pergunakan.

Kenapa harus ‘Jeruk’? Karena jeruk sangat dekat denganku, mungkin bisa dikatakan aku masih bisa melanjutkan pendidikanku karena adanya ‘jeruk’. Orangtuaku memiliki kebun yang tidak terlalu luas. Di kebun itu, mereka menanam ‘jeruk’. Ketika aku menceritakan ide ini kepada orangtuaku, aku bisa merasakan kebahagiaan mereka. Semoga saja dosen pembimbing aku bisa menyetujui ideku ini.

Saat ide pertamaku muncul datang dalam benakku, ada satu ide lagi yang terbersit seketika itu juga. Ide juga datang karena aku masih mengingat kedua orangtuaku. Aku teringat akan kedai atau warung kopi bapak (walaupun bukan milik sendiri). Bapak sudah lama sekali bekerja di warung itu, sebagai kerja sambilan selain harus bertani. Warung kecil itu juga memiliki jasa yang besar dalam hidupku. Dari contoh-contoh PI yang sudah aku baca, aku memiliki ide untuk membuat aplikasi penjualan warung kopi itu. Walaupun aku belum memutuskan akan menggunakan program apa untuk membuatnya.

Ide memang sudah keluar, tapi tetap saja aku masih merasa deg-degan menunggu keputusan dosen pembimbingku. Aku berharap supaya semua dapat berjalan dengan lancar.  Aku juga berharap Tuhan akan selalu membimbing dan menerangi langkah dalam kehidupanku…

3 Responses to “PI-ku”

  1. freez February 28, 2010 at 3:50 AM #

    Semangaatttt…!!!

    God will always bless you..

    Smga PI na bsa sukses dan berjalan lancar…. ^^

  2. Varian March 22, 2010 at 7:21 PM #

    Semangad ya buat PI-nya.. ^^
    semoga sukses.. dan tetap minta bimbingan Tuhan agar hikmat dari-Nya boleh ada padamu sehingga kamu bisa menyelesaikan PI mu dengan lancar dan berhasil.Amin.
    God will always bless you..

    • freezcha March 28, 2010 at 6:37 PM #

      Ma kasih ya buat dukungannya…
      Mga PI na bisa selesai tepat waktu ne…
      GBU too.. ^^

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: