Jenis – Jenis Kalimat

8 May

Pengertian dan apa itu kalimat sudah dibahas sebelumnya (klik di sini) . Berikut ini adalah jenis-jenis kalimat yang dapat digolongkan ke dalam beberapa kelompok.

A.  Berdasarkan Pengucapan

Kalimat dapat dibedakan menjadi 2 jenis, yaitu:

1. Kalimat Langsung

Kalimat langsung adalah kalimat yang secara cermat menirukan ucapan orang. Kalimat langsung juga dapat diartikan kaliamt yang memberitakan bagaimana ucapan dari orang lain (orang ketiga). Kalimat ini biasanya ditandai dengan tanda petik dua (“….”) dan dapat berupa kalimat tanya atau kalimat perintah.

Contoh:

-  Ibu berkata: “Rohan, jangan meletakkan sepatu di sembarang tempat!”

-  “Saya gembira sekali”,kata ayah,”karena kamu lulus ujian”.

2. Kalimat Tak Langsung

Kalimat tak langsung adalah kalimat yang menceritakan kembali ucapan atau perkataan  orang lain. Kalimat tak langsung tidak ditandai lagi dengan tanda petik dua dan sudah dirubah menjadi kalimat berita.

Contoh:

-  Ibu berkata bahwa dia senang sekali karena aku lulus ujian.

-  Kakak berkata bahwa buku itu harus segera dikembalikan.

.

B.  Berdasarkan Jumlah Frasa (Struktur Gramatikal)

Kalimat dapat dibedakan menjadi 2 jenis, yaitu:

1.  Kalimat Tunggal

Kallimat tunggal adalah kalimat yang memiliki satu pola (klausa) yang terdiri dari satu subjek dan satu predikat. Kalimat tunggal merupakan kalimat dasar sederhana. Kalimat-kalimat yang panjang dapat dikembalikan ke dalam kalimat-kalimat dasar yang sederhana dan dapat juga ditelusuri p0la-pola pembentukannya. Pola-pola kalimat dasar yang dimaksud adalah:

*  KB + KK (Kata Benda + Kata Kerja)

Contoh:   Victoria bernyanyi

.                   S          P

* KB + KS (Kata Benda + Kata Sifat)

Contoh:   Ika sangat rajin

.               S          P

* KB + KBil (Kata Benda + Kata Bilangan)

Contoh:  Masalahnya seribu satu.

.                    S             P

Kalimat tunggal  dapat dibedakan menjadi 2 jenis, yaitu:

1.  Kalimat nominal adalah kalimat yang predikatnya berupa kata benda.

Contoh :  Saya siswa kelas VI.

2.  Kalimat verbal adalah kalimat yang predikatnya berupa kata kerja.

Contoh :  Adik bernyanyi.

Setiap kalimat tunggal di atas dapat diperluas dengan menambahkan kata-kata pada unsur-unsurnya. Dengan penambahan unsur-unsur itu, unsur utama dari kalimat masih dapat dikenali. Suatu kalimat tunggal dapat diperluas menjadi dua puluh atau lebih.  Perluasan kalimat tesebut terdiri atas:

1. Keterangan tempat, seperti di sini, dalam ruangan tertutup, lewat Bali, sekeliling kota.

2. Keterangan waktu, seperti: setiap hari, pada pukul 21.00, tahun depan, kemarin sore, minggu kedua bulan ini.

3. Keterangan alat (dengan + kata benda), seperti: dengan linggis, dengan undang-undang itu, dengan sendok, dengan wesel pos, dengan cek.

4. Keterangan modalitas, seperti: harus, barangkali, seyogyanya. sesungguhnya, sepatutnya.

5. Keternagan cara (dengan + kata sifat/kata kerja), seperti: dengan hati-hati, seenaknya saja, selekas mungkin.

6. Keterangan aspek, seperti akan, sedang, sudah, dan telah.

7. Keterangan tujuan, seperti: agar bahagia, untuk anaknya, supaya aman, bagi mereka.

8. Keterangan sebab, seperti: karena rajin, sebab berkuasa, lantaran panik.

9. Keterangan aposisi adalah keterangan yang sifatnya menggantikan, seperti: penerima Sepatu Emas, David Beckham.

10. Frasa yang, seperti: mahasiswa yang IP-nya 3 ke atas, pemimpin yang memperhatikan rakyat.

Contoh perluasan kalimat tunggal adalah:

1. Victoria akan bernyanyi di Las Vegas.

2. Masalahnya seribu satu yang belum terpecahkan.

3. Ika sangat rajin menyelesaikan tugas-tugas yang diberikan kepadanya.

2.  Kalimat Majemuk

Kalimat majemuk terdiri atas dua atau lebih kalimat tunggal yang saling berhubungan baik kordinasi maupun subordinasi. Kalimat majemuk dapat dibedakan atas  3 jenis, yaitu:

2.1.  Kalimat Majemuk Setara (KMS)

Kalimat ini terbentuk dari 2 atau lebih kalimat tunggal dan kedudukan tiap kalimat sederajat. Kalimat majemuk setara dapat dikelompokkan ke dalam beberapa bagian, yaitu:

* KMS Penggabungan. Dua atau lebih kalimat tunggal yang dihubungkan oleh kata dan atau serta.

Contoh:

-  Kami mencari bahan dan mereka meramunya.

-  Ratih dan Ratna bermain bulu tangkis di halaman rumah.

* KMS Pertentangan. Dua kalimat tunggal yang dihubungkan oleh kata tetapi, sedangkan, namun, melainkan. Kedua kalimat tersebut menunjukkan hubungan pertentangan.

Contoh:

-  Indonesia adalah negara berkembang, sedangkan jepang termasuk negara yang sudah maju.

-  Bukan saya memecahkan gelas itu, melainkan kakak.

* KMS Pemilihan. Dua atau lebih kalimat tunggal yang dihubungkan oleh kata atau.

Contoh:

-  Makalah ini harus dikumpukan besok atau minggu depan.

-  Aku atau dia yang akan kamu pilih.

* KMS Penguatan. Dua atau lebih kalimat tunggal dihubungkan dengan kata bahkan.

Contoh:

-  Dia tidak hanya cantik, bahkan dia juga sangat baik hati.

-  Pencuri itu tidak hanya dipukuli oleh masa, bahkan dia disiksa dengan sadis.

* KMS yang dibentuk dari dua atau lebih kalimat tunggal yang dihubungkan oleh kata lalu dan kemudian, untuk menandakan suatu kejadian yang berurutan.

Contoh:

-  Mula-mula disebutkan nama-nama juara melukis tingkat SD, kemudian disebutkan nama-nama juara melukis tingkat SMP.

2.2  Kalimat Majemuk Bertingkat (KMB)

Kalimat majemuk setara terdiri atas satu suku kaliamat bebas dan satu suku kalimat yang tidak bebas. Kedua kalimat tersebut memiliki pola hubungan yang tidak sederajat. Bagian yang memiliki kedudukan lebih penting (inti gagasan) disebut sebagai klausa utama (induk kalimat). Bagian yang lebih rendah kedudukakannya disebut dengan klausa sematan (anak kalimat).

Ada beberapa penanda hubungan / konjungsi yang dipergunakan oleh kalimat majemuk bertingkat, yaitu:

1. Waktu : ketika, sejak

2.  Sebab: karena, Olehkarenaitu, sebab, oleh sebab itu

3.  Akibat: hingga, sehingga, maka

4.  Syarat: jika, asalkan, apabila

5.  Perlawanan: meskipun, walaupun

6.  Pengandaian: andaikata, seandainya

7.  Tujuan: agar, supaya, untukbiar

8.  Perbandingan: seperti, laksana, ibarat, seolah‐olah

9.  Pembatasan: kecuali, selain

10.  Alat: dengan+ katabenda:  dengan tongkat

11.  Kesertaan: dengan+ orang

Contoh:

-  Walaupun komputer itu dilengkapi dengan alat-alat modern, para hacker masih dapat mengacaukan data-data komputer itu.

Induk kalimat: Para hacker masih dapat mengacaukan data-data komputer itu.

Anak kalimat:  Walaupun komputer itu dilengkapi dengan alat-alat modern.

2.3  Kalimat Majemuk Campuran

Kalimat majemuk campuran terdiri atas kalimat majemuk setara dan kalimat majemuk bertingkat atau kebalikannya.

Contoh:

-   Karena hari sudah malam, kami berhenti dan langsung pulang.

KMS:  Kami berhenti dan langsung pulang.

KMC:  Kami berhenti karena hari sudah malam.

.          Kami langsung pulang karena hari sudah malam.h

-  Kami pulang, tetapi mereka masih bekerja karena tugasnya belum selesai.

KMS:  Kami pulang, tetapi mereka masih bekerja.

KMB: Mereka masih bekerja karena tugasnya belum selesai.

.

C.  Berdasarkan Isi atau Fungsinya

Kalimat dapat dibedakan menjadi 4 jenis, yaitu:

1. Kalimat Perintah

Kalimat perintah adalah kalimat yang bertujuan memberikan perintah kepada orang lain untuk melakukan sesuatu. Kalimat perintah biasanya diakhiri dengan tanda seru (!) dalam penulisannya. Sedangkan dalam bentuk lisan, kalimat perintah ditandai dengan intonasi tinggi.

Macam-macam kalimat perintah :

* Kalimat perintah biasa, ditandai dengan partikel lah.

Contoh : Gantilah bajumu !

* Kalimat larangan, ditandai dengan penggunaan kata jangan.

Contoh Jangan membuang sampah sembarangan !

* Kalimat ajakan, ditandai dengan kata mohon, tolong, silahkan.

Contoh : Tolong temani nenekmu di rumah !

2.  Kalimat Berita

Kalimat berita adalah kalimat yang isinya memberitahukan sesuatu. Dalam penulisannya, biasanya diakhiri dengan tanda titik (.) dan dalam pelafalannya dilakukan dengan intonasi menurun. Kalimat ini mendorong orang untuk memberikan tanggapan.

Macam-macam kalimat berita :

* Kalimat berita kepastian

Contoh : Nenek akan datang dari Bandung besok pagi.

* Kalimat berita pengingkaran

Contoh : Saya tidak akan datang pada acara ulang tahunmu.

* Kalimat berita kesangsian

Contoh : Bapak mungkin akan tiba besok pagi.

* Kalmat berita bentuk lainnya

Contoh : Kami tidak taahu mengapa dia datang terlambat.

3.  Kalimat Tanya

Kalimat tanya adalah kalimat yang bertujuan untuk memperoleh suatu informasi atau reaksi (jawaban) yang diharapkan. Kalimat ini diakhiri dengan tanda tanya(?) dalam penulisannya dan dalam pelafalannya menggunakan intonasi menurun. Kata tanya yang dipergunakan adalah bagaimana, dimana, berapa, kapan.

Contoh:

-  Mengapa gedung ini dibangun tidak sesuai dengan disainnya?

-  Kapan Becks kembali ke Inggris?

4.  Kalimat Seruan

Kalimat seruan adalah kalimat yang digunakan untuk mengungkapakan perasaa ‘yang kuat’ atau yang mendadak. Kalimat seruan biasanya ditandai dengan intonsi yang tinggi dalam pelafalannya dan menggunakan tanda seru (!) atau tanda titik (.) dalam penulisannya.

Contoh:

-  Aduh, pekerjaan rumah saya tidak terbawa.

-  Bukan main, eloknya.

.

D. Berdasarkan Unsur Kalimat

Kalimat dapat dibedakan ke dalam 2 jenis, yaitu:

1. Kalimat Lengkap

Kalimat lengkap adalah kalimat yang sekurang-kurangnya terdiri dari  satu buah subyek dan satu buah predikat. Kalimat Majas termasuk ke dalam kalimat lengkap.

Contoh :

-   Mahasiswa berdiskusi di dalam kelas.

.           S               P                  K

-   Ibu mengenakan kaos hijau dan celana hitam.

.     S            P                              O

2. Kalimat Tidak Lengkap

Kalimat tidak lengkap adalah kalimat yang tidak sempurna karena hanya memiliki subyek saja, atau predikat saja, atau objek saja atau keterangan saja. Kalimat tidak lengkap biasanya berupa semboyan, salam, perintah, pertanyaan, ajakan, jawaban, seruan, larangan, sapaan dan kekaguman.

Contoh:

- Selamat sore

- Silakan Masuk!

- Kapan menikah?

- Hei, Kawan…

.

E.  Berdasarkan Susunan  S-P

Kalimat dapat dibedakan menjadi 2 jenis, yaitu:

1.  Kalimat Versi

Kalimat versi adalah kalimat yang predikatnya mendahului subjeknya. Kata atau frasa tertentu yang pertama muncul akan menjadi kunci yang akan mempengaruhi makna untuk menimbulkankesan tertentu, dibandingkan jika kata atau frasa ditempatkan pada urutan kedua. Kalimat ini biasanya dipakau untuk penekanan atau ketegasan makna.

Contoh:

Ambilkan koran di atas kursi itu!

.          P                       S

Sepakat kami untuk berkumpul di taman kota.

.       S           P                          K

2.  Kalimat Inversi

Kalimat inversi adalah kalimat yang susunan dari unsur-unsur kalimatnya sesuai dengan pola kalimat dasar bahasa Indonesia (S-P-O-K).

Contoh:

Penelitian ini dilakukan mereka sejak 2 bulan yang lalu.

.            S                 P            O                     K

Aku dan dia bertemu di cafe ini.

.             S             P             K

.

F.  Berdasarkan Bentuk Gaya Penyajiannya (Retorikanya)

Kalimat dapat dibedakan menjadi 3 jenis yaitu:

1.  Kalimat Yang Melepas

Kalimat yang melepas terbentuk jika kalimat tersebut disusun dengan diawali oleh unsur utama (induk kalimat) dan diikuti oleh unsur tambahan (anak kalimat). Unsur anak kalimat ini seakan-akan dilepaskan saja oleh penulisnya. Jika unsur anak kalimat tidak diucapkan, kalimat itu sudah bermakna lengkap.

Contoh;

-  Saya akan dibelikan vespa oleh Ayah jika saya lulus ujian sarjana.

-  Semua warga negara harus menaati segala perundang-undangan yang berlaku agar kehidupan di negeri ini berjalan dengan tertib dan aman.

2. Kalimat yang Klimaks

Kalimat klimaks terbentuk jika kalimat tersebut disusun dengan diawali oleh anak kalimat dan diikuti oleh induk kalimat. Kalimat belum dapat dipahami jika hanya membaca anak kalimatnya. Sebelum kalimat itu selesai, terasa masih ada sesuatu yang ditunggu, yaitu induk kalimat. Oleh karen itu, penyajian kalimat ini terasa berklimaks dan terasa membentuk ketegangan.

Contoh:

-   Karena sulit kendaraan, ia datang terlambat ke kantornya.

-  Setelah 1.138 hari disekap dalam sebuah ruangan akhirnya tiga sandera warga negara Prancis itu dibebaskan juga.3.

3. Kalimat Yang  Berimbang

Kalimat yang berimbang disusun dalam bentuk kalimat majemuk setara dan kalimat majemuk campuran, Struktur kalimat ini memperlihatkan kesejajaran yang sejalan dan dituangkan ke dalam bangun kalimat yang simetri.

Contoh:

-   Bursa saham tampaknya semakin bergairah, investor asing dan domestik berlomba melakukan transaksi, dan IHSG naik tajam.

-  Jika stabilitas nasional mantap, masyarakat dapat bekerja dengan tenang dan dapat beribadat dengan leluasa.

.

G. Berdasarkan Subjeknya

Kalimat dapat dibedakan menjadi 2 jenis, yaitu:

1.  Kaliamat Aktif

Kalimat aktif  adalah kalimat yang subjeknya melakukan suatu pekerjaan/tindakan. Kalimat ini biasanya memiliki predikat berupa kata kerja yang berawalan me- dan ber-. Predikat juga dapat berupa kata kerja aus (kata kerja yang  tidak dapat dilekati oleh awalan me–saja), misalnya  pergi, tidur, mandi, dll  (kecuali makan dan minum).

Contoh:

-  Mereka akan berangkat besok pagi.

-  Kakak membantu ibu di dapur.

Kalimat aktif  dibedakan menjadi 2, yaitu:

1.1  Kalimat Aktif  Transitif

Kalimat aktif transitif adalah kalimat yang dapat diikuti oleh objek penderita (O1). Predikat pada kalimat ini biasanya berawalam me- dan selalu dapatt dirubah menjadi kalimat pasif.

Contoh:    Eni mencuci piring.

.                 S        P         O1

1.2  Kalimat Aktif Intransitif

Kalimat aktif intransitif adalah kalimat yang tidak  dapat diikuti oleh objek penderita (O1). Predikat pada kalimat ini biasanya berawaln ber-. Kalimat yang berawalan me- tidak diikuti dengan O1. Kalimat ini tidak dapat dirubah menjadi kalimat pasif.

Contoh:

Mereka berangkat minggu depan.

.        S              P                   K

Amel menangis  tersedu-sedu di kamar.

.     S                          P                          K

1.3  Kalimat Semi Transitif

Kalimat ini tidak dapat dirubah menjadi kal pasif karena disertai oleh pelengkap bukan objek.

Contoh:

Dian kehilangan pensil.

.      S          P            Pel.

Soni selalu  mengenderai sepeda  motor ke kampus.

.     S                     P                      Pel                   K

2.  Kalimat Pasif

Kalimat pasif adalah kalimat yang subjeknya dikenai pekerjaan/tindakan. Kalimat ini biasanya memiliki predikat berupa kata kerja berawalan di- dan ter- dan diikuti oleh kata depan oleh.

Kalimat pasif dapat dibedakan menjadi 2 jenis, yaitu:

2.1  Kalimat Pasif  Biasa

Kalimat pasif ini biasanya diperoleh dari kalimat aktif transitif. Predikat pada kalimat ini berawalan di-,ter-,ke-an.

Contoh:

Piring dicuci Eni.

.       S        P      O2

2.2  Kalimat Pasif Zero

Kalimat pasif zero adalah kalimat yang objek pelakunya(O2) melekat berdekatan dengan O2 tanpa disisipi dengan kata lain. Predikat pada kalimat ini berakhiran -kan dan akan terjadi penghilangan awalan di-. Predikatnya juga dapat berupa kata dasar berkelas kerja kecuali kata kerja aus. Kalimat pasif zero ini berhubungan dengan kalimat baku.

Contoh:

Ku pukul adik.

.   O2    P      S

-  Akan  saya sampaikan pesanmu.

.               O2        P               S

Cara mengubah kalimat aktif menjadi kalimat pasif :

1.  Subjek pada kalimat aktif dijadikan objek pada kalimat pasif.

2.  Awalan me- diganti dengan di-.

3.  Tambahkan kata oleh di belakang predikat.

Contoh :   Bapak  memancing ikan. (aktif)

.                Ikan  dipancing oleh bapak. (pasif)

4.  Jika subjek kalimat akrif berupa kata ganti maka awalan me- pada predikat dihapus, kemudian subjek dan predikat dirapatkan.

Contoh :   Aku harus memngerjakan PR. (aktif)

.                PR harus kukerjakan. (pasif)

About these ads

55 Responses to “Jenis – Jenis Kalimat”

  1. sol May 11, 2010 at 11:25 pm #

    That’s great..
    Terima kasih ya… Artikel ini sangat membantuku…

    • freezcha May 11, 2010 at 11:29 pm #

      Yup..
      Sama-sama juga..
      Senag bisa membantu Anda..

      Trim’s too… ^^

    • lufycyanx June 3, 2012 at 8:41 am #

      sama-sama…
      somoga artikel ini sangat membantumu yahhhhh………

    • lufita June 3, 2012 at 9:37 am #

      okey…

  2. Prayitno July 23, 2010 at 8:09 am #

    Terima kasil artikelnya sangat membantu saya ketika ditanya anak saya mengerjakan PR

    • freezcha August 9, 2010 at 2:43 pm #

      Sma2..
      Saya senang bisa membantu Anda..
      Terima Kasih juga sudah mengunjungi blog ini.. ^^

  3. queeliiya August 17, 2010 at 11:54 am #

    “trim kasih” ,…..
    artikel ini bisa mmbntu saya
    untuk membuat tugas dari guru saya . . . .

    • freezcha August 18, 2010 at 4:43 pm #

      Yup..
      Sma2 jga…^^
      Snang bsa mbantu Anda…

  4. alif September 3, 2010 at 1:12 pm #

    artikelnya bagus sekali..bisa di copy yah ymtuk bahan referensi….

    • freezcha September 4, 2010 at 9:11 am #

      Terima Kasih ya…
      Bisa dcopy kok..
      Senang bisa membantu.. ^^

  5. alif September 3, 2010 at 1:13 pm #

    bagus

    • freezcha September 4, 2010 at 9:11 am #

      Trim’s… ^^

  6. pipit September 16, 2010 at 8:44 pm #

    artikelnya membantu saya dalam mengerjakan tugas.. terima ksih..

    • freezcha September 20, 2010 at 1:51 pm #

      Sama2… ^^
      Senang bsa membantu Anda…

  7. Ferbia October 4, 2010 at 8:16 pm #

    nah, ini dia yang kucari daritadi, lengkap banget blognya :D, thanks ya

    • freezcha October 7, 2010 at 5:57 am #

      Sama2 jga…
      Snang bsa membantu Anda…

  8. Baha November 7, 2010 at 6:21 pm #

    lengkap sekali artikel tentang “Jenis-jenis Kalimat”

    saya izin lihat untuk referensi tugas ya :)

    • freezcha November 7, 2010 at 8:24 pm #

      Ma ksh.. ^^
      Yuppp… Silahkan tuk mlhat artkel na….

  9. Dini November 10, 2010 at 1:15 pm #

    makasih ya kawan…. :D

    • freezcha November 10, 2010 at 11:24 pm #

      Ya sma2 jga kawan… :D

  10. wakLay December 9, 2010 at 9:42 pm #

    manap……..

  11. fadli December 21, 2010 at 10:09 am #

    tq ats artikelnya,,,,,
    karna artikelnya sudah sangat membantu…….

    • freezcha February 1, 2011 at 11:19 am #

      Ya sama2… ^^

  12. sanul March 27, 2011 at 3:18 pm #

    semua tolol

    • sanul March 27, 2011 at 3:19 pm #

      Ya sma2 jga kawan… :D

    • freezcha March 27, 2011 at 3:22 pm #

      siapa y tolol??

  13. rizky April 6, 2011 at 7:06 am #

    maksudnya ap tu?

    • freezcha April 7, 2011 at 1:23 am #

      Yang mna ya..??

  14. Ivana May 15, 2011 at 1:30 pm #

    Progam ini telah membantu saya

  15. hanna September 1, 2011 at 1:45 pm #

    artikel keren
    bantu aku buat ngerjain tgas b.ind
    thanks ya…
    GBU

    • freezcha September 13, 2011 at 12:11 am #

      Ma ksh ya…. ^^
      snang bsa mbantu Anda..
      GBU too…

  16. wiwied September 15, 2011 at 6:42 pm #

    thanks ya…
    krn artkelnya aku bsa ngerjain tgs b.ind

  17. Ruth Fany November 7, 2011 at 10:02 pm #

    tx ..
    lmyan b0at tmbh pgthuan q lah sdkit” ..
    wlau cnt0h”nya krg lgkap.

    tp tx.

  18. meugah alminder December 12, 2011 at 11:28 pm #

    wah menarik sekali artikel anda…

  19. ROIS IGREYA January 19, 2012 at 3:09 pm #

    trimakasih ya!karena saya bisa mengerjakan tugas saya,thank you!

    • freezcha January 29, 2012 at 10:43 pm #

      Yup.. sma2 jga..
      Snang bsa mbantu.. ^^

  20. zoell February 10, 2012 at 9:32 pm #

    yang contoh kalimat biasa itu yang O2 nya dari mana ya…kok saya bingung….??

    • freezcha February 15, 2012 at 5:20 am #

      Waduhh… saya sudah lupa kemarin ambil sumbernya darimna..
      Artikel ne kn sudah lama saya posting…

      • zoell February 28, 2012 at 11:11 pm #

        gimana ya….

      • freezcha March 10, 2012 at 9:44 am #

        hmmmm…. saya asprtnya tak bsa mbantu ne..
        coz sprtnya sumber ambil artikel ne dach tak trlhat lg..
        sorryyy…

  21. Ananda t w March 15, 2012 at 4:32 am #

    Makasih bisa bantu ngerjain pr

  22. indra satya ruswandi March 20, 2012 at 4:22 pm #

    makasih ya atas artikel nya.. berguna bgt

    • lufycyanx June 3, 2012 at 8:46 am #

      yahh….sama-sama
      semoga berguna ya…

  23. Ika March 24, 2012 at 10:58 pm #

    Mkasih yha cz ini bsa bntu saya bwt membuat catatan . .:)

  24. Alicia March 29, 2012 at 12:52 pm #

    Nah, ini yg dicari2 dari setadi…… Izin jadi referensi untuk tugas sekolah yaa….kayanya kurang kalimat pengandaian dehh….

  25. Teungku Jabal April 13, 2012 at 10:40 am #

    syukran

  26. yose tajriani April 20, 2012 at 8:31 am #

    Apakah pengertian kalimat versi dan inversi itu tidak terbalik ya?

  27. blarry May 27, 2012 at 7:33 pm #

    thanks ya gan….
    numpang sedot…

  28. Estie May 29, 2012 at 9:19 pm #

    thanks yah,, boleh di copy kan? buat bahan tugas aq?

  29. lufita June 3, 2012 at 9:24 am #

    artikelnya lngkap ….
    jadi tambah wawasan dech …
    terimakasih ya ..

  30. lufita June 3, 2012 at 9:30 am #

    hmmmmm….niech dya yng ku cri buwt bhan untk tgas b.indonesia….
    meski tak semuanya ada …
    thank you ..

  31. spesificpba2a June 14, 2012 at 2:55 pm #

    Reblogged this on kampungarab2a.

Trackbacks/Pingbacks

  1. jenis-jenis kalimat « Ilmu Pendidikan Sekolah Dasar - November 9, 2010

    [...] (Lihat selengkapnya) [...]

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Follow

Get every new post delivered to your Inbox.

%d bloggers like this: