Data Flow Diagram (DFD)

27 Feb

Dalam merancang suatu sistem, sistem analis memerlukan beberapa alat bantu, salah satunya adalah Data Flow Diagram (DFD). Data Flow Diagram merupakan suatu bentuk atau model yang memungkinkan professional sistem untuk menggambarkan sistem sebagai suatu jaringan proses fungsional atau sebagai jaringan proses dan fungsi yang dihubungkan satu sama lain oleh suatu penghubung yang disebut alur data (Data Flow).

DFD tidak tergantung pada perangkat keras, perangkat lunak, struktur data dan organisasi file, tetapi banyak digunakan oleh pengembang sistem karena kemudahannya untuk dibuat dan dipahami, sehingga DFD sering digunakan sebagai alat penghubung antara perancang dan pemakai. DFD ini sering disebut juga dengan nama Bubble Chart, Bubble diagram, Model proses, Diagram alur kerja atau Model fungsi.

Levelisasi DFD adalah :

1. Diagram Konteks

Merupakan diagram tingkat atas yang terdiri dari proses dan menggambarkan hubungan terminator dengan sistem yang mewakili suatu proses. Hubungan antar Terminator dan Data Store tidak digambarkan.

2. Diagram Zero

Diagram ini merupakan diagram tingkat menengah yang menggambarkan proses utama dari dalam sistem, yang terdiri dari hubungan entitas (entity), proses data flow dan penyimpanan data (data store).

3. Diagram Detail atau Diagram Primitif

Diagram Primitif merupakan diagram paling bawah yang tidak dapat diuraikan lagi, sedangkan Diagram Detail masih dapat diuraikan.

Komponen-komponen pada DFD

Ada terdapat 4 komponen dalam DFD, yaitu :

1. Terminator / Entitas Luar

Terminator mewakili entitas eksternal yang berkomunikasi dengan system yang sedang dikembangkan. Terdapat dua jenis terminator yaitu terminator sumber (source) dan terminator tujuan (sink). Terminator dapat berupa orang, organisasi, departemen didalam organisasi atau system lainnya yang berada di lingkungan luarnya yang akan memberikan input atau menerima output dari system.

2. Proses

Suatu proses adalah kegiatan atau kerja yang dilakukan oleh orang, mesin atau komputer dari hasil suatu arus data yang masuk ke dalam proses untuk dihasilkan arus data yang akan keluar dari proses. Proses menggambarkan bagian dari system yang mentransformalkan input menjadi output. Proses diberi nama untuk menjelaskan proses atau kegiatan apa yang sedang atau akan dilaksanakan. Pemberian nama proses dilakukan dengan menggunakan kata kerja yang membutuhkan objek.

3. Data Store

Data store digunakan untuk membuat model sekumpulan paket data. Data store ini biasanya berkaitan dengan penyimpanan-penyimpanan, seperti file atau database yang berkaitan dengan penyimpanan secara komputerisasi, misalnya file disket, file hardisk, fita meagnetik. Data store juga berkaitan dengan penyimpanan secara manual seperti buku alamat, file folder dan agenda, yang digambarkan dengan dua garis sejajar.

4. Alur Data

Alur data yang menghubungkan data store dengan suatu proses mempunyai pengertian sebagai berikut:

a. Alur data yang berasal dari data store, berarti proses membutuhkan data yang berada pada data store tersebut

b. Alur data yang menuju ke data store, berarti suatu proses akan menghasilkan output atau keluaran yang disimpan pada data store tersebut.

c. Alur data yang berasal dan yang menuju ke data store berarti suatu proses akan mengupdate data, menghapus atau mengubah data.

Suatu alur data digambarkan dengan anak panah, yang menunjukan arah menuju ke dalam dan keluar dari suatu proses. Alur data ini digunakan untuk menerangkan perpindahan data atau paket data / informasi dari satu bagian system ke bagian lainnya.

Syarat-syarat pembuatan DFD

Syarat-syarat pembuatan DFD yang baik, dalam arti menyenangkan untuk dilihat dan mudah dibaca oleh pemakai adalah:

1. Pemberian nama untuk tiap komponen DFD.

2. Pemberian nomor pada komponen proses.

3. Penggambaran DFD sesering mungkin agar enak dilihat.

4. Penghindaran DFD yang rumit.

5. Pemastian DFD yang dibentuk itu konsisten secara logika.

Tingkatan DFD

Tingkatan-tingkatan pada DFD adalah sebagai berikut:

a. Diagram konteks : Diagram ini adalah diagram level tertinggi dari DFD yang menggambarkan hubungan system dengan lingkungannya.

b. Diagram level Zero : Diagram ini adalah dekomposisi dari diagram konteks. Merupakan diagram yang menggambarkan proses-proses utama system dan alur datanya.

c. Diagram level satu : Diagram ini merupakan dekomposisi dari diagram level zero.

d. DFD level dua,tiga, … : Diagram ini merupakan dekomposisi dari level sebelumnya.

e. Entity Relationship Diagram : Model Entity Relationship adalah suatu penyajian data dengan menggunakan Entity dan Relationship.

Sumber: Jogiyanto H-M, “ Analisis dan Desain Sistem Informasi : Pendekatan Terstruktur Teori dan Praktek Aplikasi Bisnis “, Andi Off Set, Yogyakarta,1995.

About these ads

9 Responses to “Data Flow Diagram (DFD)”

  1. ruru May 5, 2010 at 4:06 PM #

    saya ingin bertanya, jika proses dapat menghasilkan suatu store atau penyimpanan lebih dari satu, bisa atau tidak dalam aturan DFD?
    Mohon penjelasan dan referensi yg ada dari jawaban anda. trims 4 ur help.

    • freezcha May 8, 2010 at 3:26 AM #

      Data store dapat dibuat lebih dari satu baik yang bernama sama atau tidak..
      Untuk yang bernama sama, di ujung kiri atas harus diberikan tanda garis atau tanda bintang. Jumlah garis dan bintang ini tergantung berapa banyak kita menggambar data source (namanya sama)..
      Untuk nama yang berbeda tergantung kebutuhan DFD yang sedang dibuat..

      Semoga penjelasannya dapat dimengerti ya…

      Sama2.. Senag dapat membantu.. ^^

  2. noldi November 8, 2010 at 7:40 PM #

    saya mau tanya…kalau dfd lvl 1 hubungan antara proses dan data store, terus balik lagi dari data store ke proses apa bisa seperti itu?tolong pencerahanya ya?

    • freezcha November 8, 2010 at 8:10 PM #

      Menurut spengetahuan saya..
      Tidak bisa ada aliran dari data store k proses…
      Karen data store merupakan tempat penyimpan data atau merupakan akhir dari suatu proses…
      Data store tidak bisa melakukan suatu kegiatan..
      Y melakukan kegiatan ke proses adalah terminator..

      Semoga pertanyaannya sudah bisa terjawab..

  3. aink November 11, 2010 at 9:03 AM #

    makasih friska 4 inponya :D

    • freezcha November 12, 2010 at 10:30 PM #

      Ya sma2 jga.. ^^

  4. Eosy Juhry May 20, 2013 at 2:40 PM #

    menurut aturan dfd saya melihat proses tidak boleh terhubung dengan proses lainya kok saya lihat banyak di contoh kkp yg prosesnya di hubungkan langsung ???

  5. Key June 2, 2013 at 11:46 PM #

    trima ksh y ats info na,,
    membantu ^_^

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Follow

Get every new post delivered to your Inbox.

%d bloggers like this: